Amazon Fire TV Stick 4K: Klaim Kecepatan 40% dan Remote Asimetris, tapi Ada Catatan
Baca dalam 60 detik
- Amazon merilis Fire TV Stick 4K dengan harga $59,99, mengklaim proses booting 20-40% lebih cepat dari pesaing sekelasnya, namun benchmark independen belum tersedia.
- Remote didesain ulang dengan bentuk asimetris dan tombol pintasan yang dapat dikustomisasi, dijual terpisah sekitar $14,99.
- Perangkat ini menjalankan Vega OS yang dilaporkan membatasi sideloading aplikasi Android, dan tidak mendukung Dolby Vision.

Amazon resmi meluncurkan Fire TV Stick 4K generasi terbaru pada 30 September 2026, dengan harga ritel $59,99. Perangkat ini menjanjikan peningkatan kecepatan akses konten hingga 40% dibandingkan streaming stick 4K seharga serupa, serta membawa remote dengan desain asimetris yang diklaim lebih mudah digunakan tanpa melihat.
Dalam pengujian internal Amazon, perangkat ini disebut mampu memangkas waktu dari power-on ke tampilan konten 20% hingga 40% lebih cepat, membuka aplikasi lebih dari 35% lebih gesit, dan memulai pemutaran video hampir 20% lebih awal. Amazon juga mengklaim stick ini mengalahkan antarmuka bawaan tiga televisi pintar 4K dalam pengujian mereka sendiri. Namun, semua angka tersebut berasal dari laboratorium Amazon, bukan benchmark independen. Perangkat pembanding, kondisi pengujian, dan konfigurasi jaringan tidak diungkap secara rinci.
Spesifikasi teknisnya mencakup prosesor quad-core 1,7GHz, penyimpanan internal 8GB, Wi-Fi 6, Bluetooth 5.3, dan Bluetooth Low Energy. Dukungan format video meliputi HDR10+, HLG, AV1, H.265, H.264, dan VP9. Sayangnya, Dolby Vision tidak dikonfirmasi hadir di model ini. Pembeli yang membutuhkan Dolby Vision disarankan mempertimbangkan Fire TV Stick 4K Max yang lebih mahal.
Remote baru menjadi daya tarik tersendiri. Bentuknya asimetris—datar di bagian atas, melengkung dan berbobot di bagian bawah—sehingga pengguna dapat mengenali orientasinya hanya dengan sentuhan. Tombol-tombol yang sering dipakai memiliki permukaan berbeda dan indentasi. Ada pula tombol pintasan yang dapat disesuaikan untuk membuka aplikasi tertentu atau mengaktifkan fitur seperti teks tertutup dan pembesaran layar. Remote ini juga dijual terpisah sekitar $14,99 dan dijadwalkan tersedia akhir Oktober 2026. Amazon turut mengumumkan Fire TV Remote Plus dengan bodi aluminium, tombol berlampu latar, dan fungsi Find My Remote, yang baru akan hadir awal 2027 dan tidak termasuk dalam paket perangkat ini.
Dari sisi perangkat lunak, Fire TV Stick 4K ini menjalankan Vega OS, bukan Fire OS generasi sebelumnya, dan sudah dilengkapi Alexa+. Laporan menyebutkan Vega OS berpotensi membatasi atau memblokir sideloading aplikasi ala Android di luar toko resmi Amazon. Amazon belum memberikan klarifikasi resmi mengenai batasan ini, sehingga pengguna yang mengandalkan sideloading sebaiknya meninjau dokumentasi final sebelum membeli. Fitur Direct Power memungkinkan stick mengambil daya dari port USB televisi yang kompatibel, mengurangi kekusutan kabel, meski keberhasilannya bergantung pada kapasitas output USB TV.
"Klaim kecepatan Amazon patut diapresiasi, tetapi tanpa verifikasi pihak ketiga, angka-angka itu masih sebatas materi pemasaran," catat sebuah ulasan teknologi, menggarisbawahi pentingnya pengujian independen.
Bagi konsumen di Indonesia, perangkat ini belum tentu tersedia resmi. Amazon meluncurkan Fire TV Stick 4K di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Swiss, Australia, Selandia Baru, Jepang, dan Meksiko. Di pasar global, perangkat ini bersaing dengan Google Chromecast, Xiaomi Mi Stick, dan berbagai TV box Android yang lebih terbuka terhadap sideloading. Ketatnya regulasi di beberapa negara tujuan juga menjadi tantangan tersendiri bagi Amazon dan penyedia layanan cloud lainnya.
Ke depan, ujian sesungguhnya adalah apakah performa yang diklaim Amazon terbukti dalam ulasan independen. Jika benar, Fire TV Stick 4K bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan dan remote ergonomis. Namun, jika Anda membutuhkan Dolby Vision atau gemar menginstal aplikasi di luar toko resmi, opsi lain seperti Fire TV Stick 4K Max atau platform pesaing mungkin lebih sesuai. Akankah Amazon membuka keran sideloading di Vega OS, atau justru semakin menutup ekosistemnya?



