Man United Incar Bintang Muda PSG, Ibrahim Mbaye: Negosiasi Pribadi Dimulai
Baca dalam 60 detik
- Setan Merah dikabarkan telah membuka komunikasi langsung dengan agen pemain sayap PSG, Ibrahim Mbaye, untuk membahas minat pindah dan tuntutan gaji.
- Pemain berusia 18 tahun itu terbuka untuk bergabung dengan klub Premier League, asalkan tetap tampil di Liga Champions, syarat yang dipenuhi MU dan Liverpool.
- Kesepakatan potensial ini sejalan dengan strategi INEOS yang mencari pemain muda berbakat dengan harga terjangkau, di tengah persaingan ketat bursa transfer.

Manchester United dilaporkan telah memasuki tahap negosiasi personal dengan Ibrahim Mbaye, winger muda PSG yang dijuluki 'fenomena'. Langkah ini menjadi sinyal ambisi Setan Merah untuk memperkuat lini serang mereka di sisa bursa transfer musim panas ini, dengan pemain Senegal itu dikabarkan terbuka pindah ke Premier League.
Setelah merampungkan beberapa rekrutan awal, aktivitas United di bursa transfer sempat meredup. Namun, dengan tenggat waktu yang semakin dekat, manajemen klub yang dinaungi INEOS dikabarkan akan kembali bergerak untuk menambah setidaknya tiga pemain baru. Prioritas utama tetap pada posisi bek kiri, dengan Lewis Hall dari Newcastle sebagai target utama, meski The Magpies menolak untuk melepasnya. Selain itu, lini tengah juga menjadi perhatian dengan Lamine Camara dari Monaco sebagai kandidat kuat, meski persaingan ketat dari klub-klub Premier League lain.
Fokus terbaru United tertuju pada sektor sayap. Dengan Bryan Mbeumo yang semakin sering dimainkan di tengah, manajemen mencari opsi serba bisa yang bisa bersaing dengan Amad di sisi kanan. Nama Ibrahim Mbaye pun muncul sebagai kandidat ideal. Menurut sumber Football FanCast, United telah melakukan kontak langsung dengan perwakilan Mbaye untuk mengetahui minat pemain dan perkiraan gajinya. Pemain berusia 18 tahun itu dilaporkan terbuka untuk pindah ke Inggris, dengan syarat utama tetap bermain di Liga Championsโsebuah kriteria yang dipenuhi oleh United dan Liverpool.
Mbaye, yang telah mencetak sejarah sebagai pemain termuda yang menjadi starter bagi PSG di usia 16 tahun, mencatatkan delapan kontribusi gol dalam 42 penampilan senior. Di level internasional, ia telah mengoleksi empat gol dalam 15 caps bersama Senegal, termasuk gol spektakuler melawan Prancis di Piala Dunia musim panas ini. Aksi individunya yang melewati beberapa pemain bertahan sebelum mencetak gol di masa injury time membuatnya dijuluki sebagai 'Mbappe berikutnya'. Mantan pelatih Senegal, Pape Thiaw, pernah memujinya sebagai 'fenomena' dengan potensi perkembangan yang sangat besar.
Dengan kontrak Mbaye di Parc des Princes yang berlaku hingga 2027 dan PSG kabarnya bersedia melepasnya dengan nilai lebih dari ยฃ42 juta, kesepakatan ini dinilai sebagai peluang menarik dengan risiko yang wajar. Bagi United, merekrut pemain muda dengan potensi besar seperti Mbaye sejalan dengan strategi jangka panjang yang diusung INEOS. Namun, mereka juga harus bersaing dengan Liverpool dan Aston Villa yang turut memantau situasi. Di sisi lain, United juga masih mempertimbangkan opsi penyerang tengah klasik seperti Victor Osimhen, meski tuntutan gajinya yang tinggi menjadi kendala tersendiri.
Bursa transfer musim panas ini menjadi ajang adu strategi bagi klub-klub besar Eropa. United, yang ingin kembali bersaing di papan atas, perlu bergerak cepat dan tepat. Pertanyaannya, mampukah mereka mengamankan tanda tangan Mbaye di tengah persaingan ketat? Atau akankah mereka beralih ke target lain yang lebih realistis? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah skuad asuhan Erik ten Hag untuk musim 2025/2026.



