Leeds Siapkan Dana Rp145 Miliar untuk Nico Elvedi, Bek Timnas Swiss Berusia 29 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan Nico Elvedi dan siap membayar klausul €10 juta kepada Borussia Mönchengladbach.
- Kedatangan Elvedi membuka jalan bagi kepergian Sebastian Bornauw ke HSV Hamburg, sebuah skema pertukaran yang menguntungkan kedua klub.
- Dengan 73 caps bersama Swiss, Elvedi diharapkan menjadi pemimpin lini belakang Leeds yang sedang membangun skuad baru di bawah Daniel Farke.

Leeds United dikabarkan telah mencapai kesepakatan pribadi dengan bek tengah Borussia Mönchengladbach, Nico Elvedi, dan siap menuntaskan transfer senilai €10 juta atau sekitar Rp145 miliar dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari rencana besar pelatih Daniel Farke untuk memperkuat tulang punggung tim menjelang musim baru Premier League.
Kabar ini muncul di tengah upaya Leeds yang gencar merombak skuad. Sebelumnya, mereka telah melepas kiper Illan Meslier dan Karl Darlow untuk mengurangi beban gaji, serta menjual bek Pascal Struijk ke Brighton dengan nilai £20 juta. Kini, fokus beralih ke lini pertahanan dengan mendatangkan pemain berpengalaman seperti Elvedi yang telah mengoleksi 73 caps bersama timnas Swiss.
Menariknya, situasi di kubu Gladbach sempat berbelok arah. Pelatih Eugen Polanski bahkan sempat menunjuk Elvedi sebagai wakil kapten dalam kamp pelatihan terakhir, sebuah sinyal bahwa klub ingin mempertahankannya. Namun, tekad Elvedi untuk pindah ke Yorkshire tampaknya sudah bulat, dan ia telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Leeds.
Kedatangan Elvedi juga terkait erat dengan masa depan Sebastian Bornauw yang hanya tampil 433 menit di Premier League musim lalu. HSV Hamburg dikabarkan hampir mencapai kesepakatan untuk memboyong bek asal Belgia tersebut, sehingga tercipta skema pertukaran yang saling menguntungkan. Leeds melepas pemain yang kurang dimanfaatkan, sementara Gladbach mendapatkan dana segar.
Farke, yang pernah bekerja dengan Elvedi di Jerman, diyakini sangat mengapresiasi kualitas pemain tersebut. Pengalaman Elvedi di level tertinggi diharapkan mampu memberikan ketenangan di lini belakang Leeds, terutama saat mendampingi rekrutan anyar lainnya, Tarik Muharemovic, yang masih muda dan penuh potensi.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, transfer ini menjadi sorotan karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa memanfaatkan bursa transfer untuk merombak skuad secara efisien. Pola pertukaran pemain seperti ini kerap menjadi strategi untuk menyeimbangkan keuangan dan kebutuhan teknis tim, sebuah pelajaran yang relevan bagi klub-klub Indonesia yang mulai aktif di bursa transfer internasional.
Dengan selesainya negosiasi yang dijadwalkan pekan depan, Leeds tampaknya akan segera mengumumkan Elvedi sebagai rekrutan anyar. Pertanyaannya, mampukah ia membawa Leeds bersaing di papan atas Premier League musim ini? Atau justru menjadi bagian dari proyek jangka panjang Farke yang masih membutuhkan waktu?



