Divestasi Unit Kanada AI Financial: Jejak Transaksi Trump Family Kembali Jadi Sorotan
Baca dalam 60 detik
- AI Financial Corp melepas anak usahanya di Kanada, ALT5 Sigma Canada, kepada Prime Delta dengan skema pembayaran campuran utang dan saham.
- Transaksi ini terjadi hanya tiga pekan setelah Perpetuals.com membatalkan rencana akuisisi, menambah tanda tanya atas strategi bisnis perusahaan.
- Langkah ini berpotensi mempengaruhi persepsi pasar terhadap proyek kripto yang terafiliasi dengan keluarga Trump, termasuk di kalangan investor Indonesia.

AI Financial Corp, perusahaan fintech yang memiliki keterkaitan erat dengan World Liberty Financial—ventura kripto yang didukung keluarga Trump—resmi menjual unit bisnisnya di Kanada kepada Prime Delta, sebuah firma jasa keuangan berbasis di New York. Langkah ini diambil hanya beberapa pekan setelah Perpetuals.com, perusahaan fintech lain, menghentikan negosiasi untuk membeli anak usaha yang sama.
Berdasarkan dokumen yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada Jumat lalu, AI Financial akan menerima wesel bayar senilai 12 juta dolar AS yang dijamin, dengan 1 juta dolar AS jatuh tempo pekan depan dan sisanya dibayar secara bertahap. Selain itu, perusahaan juga memperoleh sekitar 11,6 juta lembar saham Prime Delta sebagai bagian dari kesepakatan pelepasan ALT5 Sigma Canada. Meski demikian, dokumen tersebut tidak mengungkapkan alasan di balik transaksi ini, dan baik AI Financial—yang sebelumnya dikenal sebagai ALT5 Sigma—maupun Prime Delta belum memberikan tanggapan resmi.
Langkah divestasi ini terjadi di tengah gejolak besar yang dialami AI Financial. Sejak Agustus 2025, ketika perusahaan menjalin kemitraan dengan World Liberty Financial, nilai sahamnya merosot tajam dari lebih dari 9 dolar AS menjadi sekitar 44 sen per lembar pada Jumat lalu, dengan kapitalisasi pasar hanya sekitar 61 juta dolar AS. Kemitraan tersebut melibatkan penggalangan dana 750 juta dolar AS melalui penerbitan saham baru, di mana 717 juta dolar AS digunakan untuk membeli token World Liberty. Menurut laporan Reuters, transaksi ini mengalirkan lebih dari 500 juta dolar AS ke keluarga Trump berdasarkan pengaturan mereka dengan World Liberty Financial.
Konteks transaksi ini semakin rumit dengan adanya sengketa hukum sebelumnya. ALT5 Sigma sempat menggugat Prime Delta tahun lalu, menuduh perusahaan tersebut terkait dengan mantan konsultan yang dituduh menyalahgunakan data perusahaan untuk bisnis pesaing. Perselisihan itu akhirnya diselesaikan pada Desember lalu tanpa ada pengakuan kesalahan dari kedua belah pihak, sebagaimana tercantum dalam dokumen SEC.
Bagi pelaku pasar di Indonesia, perkembangan ini menjadi pengingat akan tingginya volatilitas dan risiko tata kelola dalam proyek kripto yang terafiliasi dengan tokoh politik. Meski tidak secara langsung menyentuh pasar domestik, sentimen negatif terhadap aset digital yang terkait dengan nama besar dapat mempengaruhi kepercayaan investor global, termasuk mereka yang aktif di bursa kripto Indonesia. Regulator seperti Bappebti mungkin akan mencermati dinamika ini sebagai bagian dari evaluasi risiko pasar aset digital yang lebih luas.
Ke depan, pertanyaan yang mengemuka adalah bagaimana AI Financial akan menggunakan dana dan saham hasil divestasi ini untuk membenahi fundamental bisnisnya. Apakah langkah ini merupakan bagian dari strategi restrukturisasi yang lebih besar, atau justru sinyal pelepasan aset secara bertahap? Sementara itu, Perpetuals.com yang sebelumnya batal membeli unit yang sama, belum memberikan penjelasan publik, menambah ketidakpastian di tengah pengawasan ketat terhadap praktik bisnis yang melibatkan tokoh politik Amerika Serikat.



