Tottenham Incar Gelandang Jepang Kaishu Sano: Duet Tonali-Fernandes Kian Solid?
Baca dalam 60 detik
- Tottenham dikabarkan membuka negosiasi dengan agen Kaishu Sano, gelandang Mainz bernilai โฌ60 juta, untuk memperkuat lini tengah.
- Sano dinilai memiliki profil mirip dengan Sandro Tonali dan Mateus Fernandes, dua rekrutan anyar Spurs yang menelan biaya total ยฃ185 juta.
- Ketertarikan Liverpool, Arsenal, dan Newcastle membuat persaingan memperebutkan pemain Timnas Jepang ini diprediksi memanas.

Tottenham Hotspur dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan gelandang asal Jepang, Kaishu Sano, dari Mainz 05. Langkah ini menjadi sinyal ambisi klub London Utara untuk membangun lini tengah yang lebih kokoh setelah kehadiran Sandro Tonali dan Mateus Fernandes pada bursa transfer musim panas ini.
Menurut laporan media Jerman, FussbalDaten, Spurs telah membuka pembicaraan dengan agen pemain berusia 25 tahun tersebut. Kabarnya, tawaran resmi pun tengah disiapkan. Namun, Tottenham tidak sendirian dalam perburuan ini. Liverpool, Arsenal, dan Newcastle United juga disebut-sebut memantau situasi sang pemain, yang nilainya ditaksir mencapai โฌ60 juta atau sekitar ยฃ51 juta.
Ketertarikan sejumlah klub besar Inggris itu tak lepas dari performa impresif Sano sepanjang musim lalu. Gelandang serbabisa ini sukses menjadi andalan di lini tengah Mainz, dengan mencatatkan 34 penampilan di Bundesliga. Ia juga tampil menonjol di Piala Dunia 2026, termasuk saat mencetak gol pembuka melawan Brasil di babak 32 besar.
Kedatangan Sano akan menambah kedalaman skuad yang saat ini dihuni para gelandang berkualitas. Namun, kebutuhan akan pemain baru semakin mendesak mengingat beberapa pemain kunci seperti Yves Bissouma telah hengkang, sementara Joao Palhinha kembali ke Bayern Munich. Situasi ini diperparah dengan kabar bahwa Lucas Bergvall dikabarkan ingin pergi, serta James Maddison yang kembali mengalami cedera.
Menariknya, profil Sano dinilai sangat mirip dengan dua rekrutan anyar Tottenham, Tonali dan Fernandes. Berdasarkan analisis Scout Lab, keduanya masuk dalam sepuluh besar pemain yang memiliki karakteristik paling mirip dengan gelandang asal Jepang tersebut. Tonali menempati peringkat kedua, sementara Fernandes di posisi kesepuluh.
Kemiripan ini menjadi sinyal positif bahwa Sano dapat menjadi pelapis yang ideal bagi duet lini tengah Spurs. Selain itu, ketahanan fisiknya patut diacungi jempol. Sejak bergabung dengan Mainz pada 2024, ia tercatat selalu menjadi starter dalam 68 pertandingan Bundesliga. Catatan ini menunjukkan bahwa ia jarang mengalami cedera, sesuatu yang kerap menjadi momok bagi para pemain Tottenham dalam beberapa musim terakhir.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kabar ini tentu menarik. Kehadiran pemain Asia, khususnya Jepang, di Premier League selalu menjadi perhatian tersendiri. Jika transfer ini terwujud, Sano akan menjadi pemain Jepang ketiga yang merumput di Inggris setelah Wataru Endo (Liverpool) dan Kaoru Mitoma (Brighton). Hal ini juga membuka peluang bagi pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk bermimpi menembus liga teratas Inggris.
Namun, persaingan merebut tanda tangan Sano dipastikan ketat. Liverpool dan Arsenal sama-sama membutuhkan tambahan amunisi di lini tengah. Newcastle, yang sebelumnya menjadi tujuan Tonali, juga dikabarkan tertarik. Tottenham harus bergerak cepat jika ingin mengamankan jasa pemain yang dijuluki 'gelandang serba bisa' ini.
Dengan segala pertimbangan, langkah Tottenham untuk mendatangkan Sano terlihat logis. Kehadirannya tidak hanya menambah kedalaman skuad, tetapi juga memberikan opsi taktis yang lebih variatif bagi pelatih Roberto De Zerbi. Pertanyaannya, akankah Spurs mampu memenangkan perburuan ini? Atau akankah klub lain menyalip mereka di menit akhir?



