Singapura Tahan Imbang Vietnam di Piala AFF: Kunci Puncak Grup A Semakin Ketat
Baca dalam 60 detik
- Singapura bermain imbang 0-0 melawan Vietnam di Hanoi, menjaga rekor tak terkalahkan dan mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga.
- Hasil ini memanaskan persaingan Grup A, dengan Indonesia menguntit di posisi kedua dan Vietnam masih memiliki satu laga tunda.
- Laga penentu akan tersaji akhir pekan ini, termasuk duel Indonesia vs Vietnam yang bisa menentukan siapa yang melaju ke semifinal.

Singapura sukses menahan imbang tuan rumah Vietnam tanpa gol dalam lanjutan Piala AFF 2024 di Stadion My Dinh, Hanoi, Jumat (31/7) malam. Hasil ini membuat The Lions bertengger di puncak klasemen Grup A dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan, sekaligus mempertegas ambisi mereka untuk melaju jauh di turnamen antarnegara Asia Tenggara ini.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Vietnam yang di atas kertas lebih diunggulkan justru kesulitan membongkar pertahanan rapat Singapura. Sepanjang laga, tuan rumah melepaskan 13 tembakan, namun hanya sedikit yang mengarah tepat sasaran. Sebaliknya, Singapura yang tampil pragmatis beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat, meski peluang emas mereka di babak kedua gagal dimanfaatkan menjadi gol.
Hasil imbang ini menjadi kejutan kecil mengingat peringkat FIFA kedua tim cukup jauh. Vietnam berada di peringkat 99 dunia, sementara Singapura menghuni posisi 148. Namun, performa solid yang ditunjukkan anak asuh Gavin Lee membuktikan bahwa peringkat bukan segalanya. Pelatih asal Singapura itu tampaknya menyiapkan strategi bertahan yang disiplin, yang berhasil meredam agresivitas lini serang Vietnam yang diperkuat sejumlah pemain naturalisasi asal Brasil.
Bagi Indonesia, hasil ini tentu menjadi angin segar. Skuad Garuda yang pada laga sebelumnya menekuk Timor Leste 3-0 kini memiliki peluang besar untuk merebut puncak klasemen jika mampu mengalahkan Vietnam pada Senin (3/8) mendatang. Kemenangan akan membawa Indonesia ke posisi teratas dengan jumlah poin yang sama, namun unggul head-to-head. Sementara itu, Singapura yang telah memainkan satu laga lebih banyak harus menunggu hasil laga lainnya untuk memastikan langkah mereka ke semifinal.
Jalannya pertandingan di Hanoi memperlihatkan dominasi Vietnam di babak pertama. Beberapa peluang emas lahir dari skema bola mati, salah satunya sundulan Nguyen Thanh Chung pada menit ke-26 yang masih melebar. Tekanan terus berlanjut, namun penyelesaian akhir yang buruk menjadi momok bagi tuan rumah. Di babak kedua, Singapura hampir mencetak gol melalui Jacob Mahler pada menit ke-77, tetapi kiper Patrik Le Giang tampil gemilang. Peluang emas lainnya datang dari Shawal Anuar yang menyundul bola di depan gawang kosong, namun justru melambung tinggi.
Menjelang akhir laga, Vietnam nyaris memastikan kemenangan lewat tembakan keras Nguyen Tai Loc yang membentur mistar gawang. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap 0-0. Hasil ini membuat persaingan di Grup A semakin menarik. Selain Indonesia dan Vietnam, Kamboja juga masih berpeluang jika mampu memenangkan sisa laga mereka.
Bagi publik sepak bola Indonesia, laga antara Indonesia dan Vietnam pada Senin mendatang akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuad asuhan Shin Tae-yong. Kemenangan akan membuka peluang besar untuk lolos sebagai juara grup, sekaligus menghindari calon lawan kuat di semifinal. Namun, kekalahan bisa membuat posisi Indonesia terancam, terutama jika Singapura mampu mengalahkan Kamboja di laga terakhir.
Dengan segala dinamika yang ada, Piala AFF edisi kali ini menyajikan persaingan yang ketat dan penuh kejutan. Pertanyaan besarnya: akankah Indonesia mampu memanfaatkan momentum ini untuk kembali berjaya di kancah Asia Tenggara, atau justru Singapura yang akan menjadi kuda hitam turnamen? Semua akan terjawab dalam beberapa hari ke depan.



