Juventus Siap Tebus Bek Bologna Jhon Lucumi dengan Tawaran €17 Juta
Baca dalam 60 detik
- Bianconeri mengajukan penawaran awal senilai €17 juta untuk bek tengah asal Kolombia, Jhon Lucumi.
- Kontrak lima tahun dengan gaji €2,5 juta per musim disiapkan, tetapi Bologna membanderol €25 juta.
- Persaingan memanas: Sunderland, Besiktas, dan sejumlah klub Premier League turut memantau situasi sang pemain.

Juventus belum berhenti berbelanja di bursa transfer musim panas ini. Setelah resmi mengamankan Randal Kolo Muani dan Kerim Alajbegovic, raksasa Serie A itu dikabarkan telah mengirimkan tawaran perdana senilai €17 juta kepada Bologna untuk menebus bek tengah Jhon Lucumi.
Langkah ini menjadi sinyal ambisi pelatih Luciano Spalletti yang ingin memperkuat lini pertahanan menjelang musim 2026-27. Saat ini, skuad Si Nyonya Tua tengah menjalani tur pramusim di Hong Kong dengan membawa dua rekrutan anyar mereka. Namun, kebutuhan akan tambahan bek tengah dinilai masih mendesak, terutama setelah performa lini belakang yang belum konsisten pada musim lalu.
Menurut laporan Calciomercato yang terbit Senin lalu, Juventus menawarkan kontrak berdurasi lima tahun dengan gaji sekitar €2,5 juta per musim. Nilai tersebut dianggap sebagai sinyal keseriusan, meski Bologna diperkirakan akan meminta banderol lebih tinggi, yakni di kisaran €25 juta. Selisih harga yang cukup lebar ini membuka ruang negosiasi yang menarik untuk disimak.
Ketertarikan pada Lucumi sebenarnya bukan hal baru. Sunderland sempat mengajukan penawaran pada musim panas lalu, sementara Besiktas dan pelatih Vincenzo Italiano juga dikabarkan telah menjalin komunikasi dalam beberapa pekan terakhir. Sang pemain sendiri dikabarkan lebih memilih bertahan di Italia atau pindah ke Premier League, sebuah preferensi yang bisa menjadi kartu truf bagi Juventus dalam perburuan ini.
Bologna sendiri tidak tinggal diam. Mereka telah menyiapkan daftar pengganti potensial, termasuk Rosen Bozhinov dari Pisa dan Juan Rodriguez dari Cagliari. Langkah ini menunjukkan bahwa klub asal Emilia-Romagna itu terbuka untuk melepas Lucumi, asalkan tawaran yang masuk sesuai dengan ekspektasi finansial mereka.
Bagi pengamat sepak bola Italia, saga transfer ini menarik karena menyoroti strategi Juventus yang agresif di bursa. Setelah musim lalu yang penuh gejolak, klub asal Turin itu tampaknya ingin membangun skuad yang lebih solid dan siap bersaing di kompetisi domestik maupun Eropa. Kehadiran Lucumi, yang dikenal dengan kemampuan membaca permainan dan duel udara yang kuat, bisa menjadi tambahan yang signifikan.
Dari perspektif Indonesia, berita ini relevan bagi para penggemar Serie A yang terus mengikuti perkembangan klub-klub besar Eropa. Selain itu, meningkatnya minat klub-klub Eropa pada pemain Amerika Selatan seperti Lucumi juga membuka peluang bagi pemain Asia Tenggara untuk menembus liga top, seiring dengan semakin terbukanya pasar global.
Dengan selisih harga yang cukup besar, negosiasi antara Juventus dan Bologna diprediksi akan berlangsung alot. Pertanyaannya, akankah Juventus menaikkan tawaran mereka atau mencari alternatif lain? Atau justru Bologna akan memanfaatkan situasi ini untuk memicu perang penawaran? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah bursa transfer musim panas ini.



