Chelsea Kian Serius Buru Adam Wharton, Negosiasi dengan Palace Berlanjut
Baca dalam 60 detik
- Chelsea kembali mengadakan pembicaraan dengan Crystal Palace untuk merekrut gelandang muda Inggris, Adam Wharton, setelah sukses mendatangkan Maxence Lacroix.
- Wharton, 22 tahun, dianggap sebagai salah satu prospek terbaik Premier League dengan kemampuan mengatur tempo dan distribusi bola yang matang.
- Palace diprediksi mematok harga antara £80-100 juta, sementara Chelsea harus menjual pemain terlebih dahulu demi menyeimbangkan keuangan.

Chelsea belum mengakhiri perburuan pemain di bursa transfer musim panas ini. Setelah mendatangkan Morgan Rogers dan Maxence Lacroix, The Biru dikabarkan kembali menggelar negosiasi dengan Crystal Palace untuk mengamankan jasa Adam Wharton, gelandang muda timnas Inggris yang tengah naik daun.
Menurut jurnalis Simon Phillips melalui platform Substack-nya, kedua klub telah melakukan pembicaraan lanjutan dalam beberapa hari terakhir. Langkah ini memperkuat sinyal bahwa Chelsea serius menambah amunisi di lini tengah, terutama setelah Xabi Alonso—yang kini menukangi skuad Stamford Bridge—menginginkan pemain bertipe pengatur permainan.
Wharton, 22 tahun, memulai karier seniornya di Blackburn Rovers sebelum pindah ke Palace pada Januari 2024. Sejak saat itu, ia menjelma menjadi gelandang serba bisa dengan ketenangan saat membawa bola, visi passing yang tajam, dan kemampuan membaca permainan di atas rata-rata. Kontribusinya cukup signifikan saat Palace menjuarai Piala FA dan menjalani musim kompetitif lainnya, meskipun cedera sempat mengganggu konsistensinya pasca-debut bersama timnas senior Inggris pada 2024.
Ketertarikan Chelsea pada Wharton bukanlah hal baru. Klub asal London Barat itu sudah lama memantau perkembangannya. Namun, nilai transfer yang diminta Palace menjadi batu sandungan. The Eagles diperkirakan membanderol gelandang andalannya dengan harga antara £80 hingga £100 juta—angka yang membuat Chelsea harus berpikir ulang mengingat mereka juga perlu melepas pemain untuk menyeimbangkan neraca keuangan.
Di sisi lain, Chelsea juga tengah merampungkan negosiasi untuk melepas beberapa pemain. Trevoh Chalobah, lulusan akademi yang musim lalu tampil impresif dengan 47 penampilan, menjadi kandidat utama. Klub Serie A, Como, dikabarkan tengah dalam pembicaraan lanjutan untuk merekrutnya secara permanen dengan nilai sekitar £30 juta plus bonus. Sementara itu, Josh Acheampong—pemain muda berusia 20 tahun yang juga diminati Palace—justru dipertahankan karena dinilai punya masa depan cerah di Stamford Bridge.
Jika transfer Wharton terealisasi, ia akan bergabung dengan Jordan Henderson dan Alex Scott yang sudah lebih dulu disepakati. Kombinasi ini menunjukkan ambisi Alonso untuk membangun lini tengah yang kuat secara teknis dan pengalaman. Wharton sendiri dinilai cocok dengan filosofi permainan Alonso yang mengedepankan penguasaan bola dan transisi cepat.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana klub-klub Premier League berlomba merekrut talenta muda lokal. Jika Wharton pindah ke Chelsea, ia berpotensi menjadi andalan baru di lini tengah The Blues—mirip dengan peran yang dimainkan gelandang-gelendang top seperti Declan Rice di Arsenal. Pertanyaannya, akankah Palace bersedia melepas aset berharganya di tengah tekanan finansial, atau justru mempertahankannya untuk proyek jangka panjang?



