Tottenham Garap Negosiasi Pribadi dengan Scalvini, Atalanta Pasang Harga Tinggi
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur telah membuka pembicaraan dengan bek Atalanta, Giorgio Scalvini, untuk merekrutnya pada bursa transfer musim panas ini.
- Atalanta bersikukuh tidak akan melepas Scalvini di bawah €50 juta (£43 juta), angka yang membuat Spurs harus berpikir dua kali.
- Pelatih Gian Piero Gasperini membandingkan Scalvini dengan Alessandro Bastoni, menunjukkan potensi besar pemain berusia 22 tahun tersebut.

Tottenham Hotspur dikabarkan telah memulai negosiasi personal dengan Giorgio Scalvini, bek muda Atalanta yang dijuluki "Bastoni baru", sebagai bagian dari rencana besar Roberto De Zerbi membangun lini pertahanan anyar di London Utara.
Menurut laporan Tuttomercatoweb yang dikutip Sport Witness, Spurs sudah menghubungi perwakilan Scalvini untuk membahas kontrak pribadi. Langkah ini menjadi sinyal bahwa klub Premier League itu serius mendatangkan pemain berusia 22 tahun tersebut, meski Atalanta belum memberikan lampu hijau.
Masalah utama ada di angka: Atalanta tidak bersedia bernegosiasi di bawah €50 juta (£43 juta). Klub asal Bergamo itu bahkan disebut enggan mendengar tawaran dari Tottenham atau Newcastle United jika tidak mencapai batas tersebut. Meski Spurs dikenal royal belanja pemain musim panas ini, belum ada jaminan bahwa nominal segitu akan membuat Atalanta luluh.
Scalvini sendiri baru pulih dari cedera ACL dan tampil tanpa masalah berarti musim lalu. Catatannya pun impresif: rata-rata hampir tiga sentuhan di kotak penalti lawan per 90 menit, serta 52 operan per pertandingan—lebih banyak ketimbang Marcos Senesi yang baru direkrut Spurs. Gaya bermainnya yang mampu membangun serangan dari belakang sekaligus memutus garis pertahanan lawan sangat cocok dengan filosofi De Zerbi.
Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, memberikan pujian setinggi langit kepada Scalvini. "Kami selalu memiliki pemain muda berkualitas. Menurut saya, klub seperti Atalanta harus menghasilkan satu pemain seperti itu setiap tahun. Itu sebabnya saya menyebut Scalvini. Dia bisa menjadi Bastoni baru," ujar Gasperini. Perbandingan dengan Alessandro Bastoni, bek Inter Milan yang dianggap salah satu yang terbaik di Italia, menunjukkan betapa besarnya ekspektasi terhadap Scalvini.
De Zerbi sendiri sudah mendatangkan tiga bek baru musim ini: Marcos Senesi, Andy Robertson, dan Jan Paul van Hecke. Robertson, yang didatangkan gratis, langsung dipercaya menjadi kapten di laga pramusim. Senesi, juga gratis, diharapkan menjadi motor penguasaan bola seperti saat di Bournemouth. Scalvini akan melengkapi kuartet pertahanan yang seluruhnya mampu memainkan bola dari belakang—sebuah kebutuhan mutlak di era De Zerbi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Tottenham di bursa transfer selalu menarik diikuti. Klub ini memiliki basis penggemar besar di Tanah Air, terutama sejak era Harry Kane dan Son Heung-min. Jika Scalvini jadi bergabung, ia akan menjadi tambahan amunisi berharga untuk bersaing di Premier League dan Eropa. Namun, kegigihan Atalanta mempertahankan pemainnya bisa menjadi batu sandungan. Pertanyaannya, sejauh mana Tottenham bersedia mengeluarkan kocek untuk mengamankan tanda tangan "Bastoni baru"?



