Jason Sudeikis Terapkan Filosofi Ted Lasso agar Anak Tak Jadi Manja
Baca dalam 60 detik
- Aktor Jason Sudeikis dan mantan istrinya Olivia Wilde berupaya keras membesarkan kedua anak mereka agar tetap rendah hati meski hidup dalam kemewahan.
- Sudeikis mengaku menerapkan ajaran 'Ted Lasso' dalam mendidik anak, terutama soal pentingnya mengucapkan tolong dan terima kasih dengan tulus.
- Serial Ted Lasso akan kembali tayang bulan depan dengan cerita baru tentang tim wanita Richmond FC, sejalan dengan kecintaan Sudeikis pada olahraga wanita.

Jason Sudeikis, aktor yang dikenal lewat perannya sebagai Ted Lasso, tidak ingin kedua buah hatinya tumbuh menjadi anak manja yang tidak tahu diri. Bersama mantan istrinya, Olivia Wilde, ia berkomitmen menanamkan nilai kerendahan hati pada Otis (12) dan Daisy (9) meski mereka hidup di bawah sorotan publik dan menikmati berbagai privilese.
Dalam wawancara dengan E! News, Sudeikis mengungkapkan kekhawatirannya saat anak-anaknya bertemu selebritas seperti Justin Bieber dan Tom Cruise di ajang final Piala Dunia. โSaya melakukan segala cara agar mereka tidak berubah menjadi anak manja. Saya dan ibu mereka,โ ujarnya. Momen itu terjadi ketika ia tampil kejutan di pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia bersama karakter Ted Lasso.
Sudeikis, yang kini berusia 50 tahun, mengaku menerapkan filosofi yang ia perankan di serial Ted Lasso dalam kehidupan nyata. Aturan paling penting yang ia ajarkan adalah kekuatan ucapan tolong dan terima kasih yang diucapkan dengan sungguh-sungguh. โBukan hanya membuatmu diundang ke tempat-tempat menarik, tapi yang lebih penting, kamu akan diundang kembali,โ jelasnya. Ia menambahkan bahwa prinsip ini belum pernah ditampilkan di serial, namun sangat terasa dalam kesehariannya.
Kecintaan Sudeikis pada olahraga wanita bukanlah hal baru. Ia mengaku sudah lama menjadi penggemar WNBA dan sering membawa anak-anak serta saudara perempuannya menonton pertandingan. โMelihat para wanita tangguh ini setelah mencetak tiga angka berturut-turut atau setelah menjalani 12 poin tanpa balas, saya bisa melihat kemanusiaan dan kebersamaan di antara mereka,โ katanya. Pengalaman tumbuh di rumah yang dipenuhi perempuan membuatnya akrab dengan dinamika kelompok wanita, termasuk keberanian dan kepercayaan diri mereka.
Serial Ted Lasso sendiri akan kembali menghiasi layar kaca bulan depan. Musim terbaru akan mengikuti perjalanan pelatih sepak bola Amerika itu menangani tim wanita Richmond FC. Bagi Sudeikis, serial ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga cerminan nilai-nilai yang ia junjung dalam kehidupan pribadinya. Pertanyaan besarnya, akankah filosofi Ted Lasso berhasil membentuk karakter anak-anaknya di tengah gemerlap Hollywood? Hanya waktu yang bisa menjawab.



