Megabintang Alexia Putellas Siap Debut di WSL, London City vs Manchester United Jadi Laga Pembuka
Baca dalam 60 detik
- Alexia Putellas, dua kali peraih Ballon d'Or, akan menjalani debut bersama London City Lionesses saat menjamu Manchester United pada laga perdana WSL 2026-27, 4 September.
- London City melakukan delapan rekrutan baru, dengan Putellas sebagai yang paling bergengsi, menargetkan pertumbuhan basis penggemar dan daya saing di papan atas.
- Jadwal WSL musim ini lebih bervariasi dengan tambahan slot Jumat malam dan Sabtu siang, serta BBC akan menyiarkan 25 pertandingan termasuk final Players Cup dan Liga Champions Wanita.

Dua kali peraih Ballon d'Or, Alexia Putellas, dipastikan akan menjalani laga perdananya bersama London City Lionesses saat timnya menjamu Manchester United pada pembukaan musim Women's Super League (WSL) 2026-27, Jumat 4 September pukul 19.00 BST. Pertandingan ini menjadi magnet tersendiri karena mempertemukan skuad ambisius yang diperkuat pemain bintang dengan raksasa yang tengah berusaha bangkit.
Gelandang asal Spanyol itu merupakan rekrutan paling mentereng dari delapan pemain anyar yang didatangkan pelatih Eder Maestre. Kehadiran Putellas diyakini tidak hanya meningkatkan kualitas permainan London City, yang musim lalu finis di peringkat keenam, tetapi juga menjadi daya tarik komersial untuk memperluas basis penggemar. Di sisi lain, Manchester United datang dengan misi rebound setelah gagal lolos ke Liga Champions musim lalu—sebuah pukulan telak bagi klub sebesar mereka.
Musim ini WSL mengalami ekspansi menjadi 14 tim setelah promosi Charlton Athletic dan Crystal Palace dari divisi kedua. Format baru ini berarti setiap pekan akan ada satu pertandingan tambahan, memberikan lebih banyak tontonan bagi penggemar. BBC, sebagai mitra siaran, akan menayangkan 25 laga sepanjang musim, dimulai dengan Chelsea vs Aston Villa di Stamford Bridge pada Sabtu 5 September yang disiarkan langsung BBC One.
Menariknya, jadwal musim ini mengalami diversifikasi waktu kick-off. Jika musim lalu mayoritas laga digelar Minggu siang pukul 12.00—yang kerap dikritik karena bentrok dengan pertandingan amatir—kini penyelenggara menambahkan slot Jumat malam, Sabtu siang, serta variasi sore dan malam Minggu. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penonton dan meningkatkan rating siaran.
Dari sisi persaingan, tiga besar musim lalu—Manchester City, Chelsea, dan Arsenal—akan saling berhadapan sebelum akhir November. Chelsea menjamu Arsenal pada 27 September, lalu Arsenal bertandang ke markas Manchester City sepekan setelahnya. Pertandingan big match lainnya, termasuk derbi Manchester antara United dan City, juga akan disiarkan BBC. Bagi penggemar di Indonesia, jadwal yang lebih bervariasi ini membuka peluang menonton langsung di waktu yang lebih bersahabat, terutama laga-laga Jumat malam atau Sabtu sore WIB.
Manchester City, juara bertahan, diuntungkan dengan jadwal awal yang relatif ringan tanpa menghadapi rival terdekat hingga Oktober. Hal ini memberi mereka kesempatan untuk membangun keunggulan poin. Sementara itu, Manchester United menghadapi start berat: London City, Chelsea, dan Arsenal dalam tiga laga pertama—sebuah ujian awal yang bisa menentukan arah musim mereka.
Kompetisi piala juga mendapat sorotan. WSL meluncurkan Players Cup (sebelumnya Piala Liga) yang finalnya akan disiarkan BBC pada Maret. Selain itu, BBC juga akan menayangkan sejumlah laga Liga Champions Wanita termasuk partai final. Musim ini akan berpuncak pada Piala Dunia Wanita 2027 di Brasil, yang dijamin akan mendapat liputan ekstensif dari BBC.
Dengan kehadiran Putellas, ekspansi liga, dan jadwal yang lebih ramah penonton, WSL musim ini diprediksi akan semakin kompetitif dan menghibur. Pertanyaannya, akankah London City mampu memanfaatkan momentum awal untuk bersaing di papan atas, atau justru Manchester United yang akan membuktikan diri sebagai penantang gelar sejati?



