Pensiun dan Rotasi Pejabat Tinggi Singapura: Prof Tan Chorh Chuan Diganti Ng Chad-Son
Baca dalam 60 detik
- Prof Tan Chorh Chuan, arsitek kebijakan riset dan kesehatan Singapura, pensiun dari jabatan sekretaris tetap setelah 23 tahun mengabdi.
- Ng Chad-Son, perwira tinggi militer dengan pengalaman di bidang teknologi pertahanan, akan mengisi posisi yang ditinggalkan Tan mulai September.
- Rotasi ini menandai pergeseran fokus Singapura pada sinergi riset nasional dengan pertahanan, sekaligus mempertahankan kontinuitas di A*STAR dan MOHT.

Pemerintah Singapura kembali merombak jajaran pimpinan kementerian. Public Service Division (PSD) mengumumkan pensiunnya Profesor Tan Chorh Chuan, 67 tahun, dari jabatan Permanent Secretary of National Research and Development dan Public Sector Science and Technology Policy and Plans Office (S&TPPO) di bawah Perdana Menteri, efektif 1 September 2025. Posisi tersebut akan diisi oleh Ng Chad-Son, seorang perwira tinggi yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Sains dan Teknologi Pertahanan (DSTA).
Prof Tan bukan nama asing di panggung birokrasi dan akademik Singapura. Ia pernah menjabat Direktur Pelayanan Medis Kementerian Kesehatan (2000โ2004), Wakil Ketua A*STAR (2004โ2017), dan Presiden National University of Singapore (2008โ2017). Dalam satu dekade terakhir, ia menjadi motor transformasi layanan kesehatan melalui MOH Office for Healthcare Transformation (MOHT) dan program Healthier SG. Atas jasanya, ia menerima Bintang Jasa Utama (Distinguished Service Order) pada 2022 dan Bintang Jasa Masyarakat (Public Service Star) khusus penanganan COVID-19 pada 2023.
Menteri yang membidangi Pelayanan Publik, Chan Chun Sing, menyampaikan apresiasi mendalam. Menurut Chan, kontribusi Tan dalam memperkuat kapasitas riset, inovasi, dan pendidikan tinggi telah meninggalkan jejak yang langgeng. Meski pensiun dari jabatan sekretaris tetap, Tan tetap memegang posisi non-eksekutif sebagai Ketua A*STAR dan Ketua MOHT, memastikan kesinambungan proyek-proyek strategis yang tengah berjalan.
Pengganti Tan, Ng Chad-Son, membawa latar belakang militer dan teknologi yang solid. Ia bergabung dengan Singapore Armed Forces pada 1994 dan menduduki berbagai posisi komando serta staf di Kementerian Pertahanan (MINDEF). Pada 2010โ2012, ia pernah diperbantukan ke Kementerian Perdagangan dan Industri sebagai Direktur Divisi Riset dan Perusahaan, yang membidangi riset nasional. Kariernya di MINDEF memuncak saat ia diangkat sebagai Deputi Sekretaris (Teknologi) pada 2022, lalu menjadi CEO DSTA pada 2024. Mulai September, Ng akan merangkap sebagai Sekretaris Tetap (Pengembangan Pertahanan) di MINDEF, menggantikan Melvyn Ong Su Kiat yang tetap menjabat Sekretaris Tetap (Keberlanjutan dan Lingkungan).
Rotasi ini menarik diamati karena menyatukan dua portofolio besarโriset nasional dan pertahananโdi bawah satu orang. Langkah ini mengindikasikan bahwa Singapura ingin memperkuat keterkaitan antara inovasi sipil dan militer, terutama di bidang teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, keamanan siber, dan sistem otonom. Bagi Indonesia, pola rotasi pejabat tinggi seperti ini bisa menjadi referensi dalam mengelola talenta birokrasi lintas sektor, khususnya di era di mana riset dan pertahanan semakin terintegrasi.
Keputusan PSD juga menunjukkan konsistensi Singapura dalam mempertahankan tokoh-tokoh kunci di lembaga riset meski terjadi pergantian di level sekretaris tetap. Dengan Tan yang tetap memimpin A*STAR dan MOHT, arah kebijakan sains dan transformasi kesehatan dipastikan tidak akan berubah drastis. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana Ng Chad-Son akan menyeimbangkan tuntutan riset nasional dengan agenda pertahanan, serta apakah sinergi ini akan melahirkan terobosan baru dalam pemanfaatan teknologi dual-use.



