Little Farms Buka Restoran dan Kios Piknik Terbesar di Kebun Raya Singapura
Baca dalam 60 detik
- Little Farms mengubah eks-lokasi Halia menjadi The Bloomhouse, restoran 112 kursi plus kios piknik dan ruang acara.
- Konsep ini menjawab kebutuhan pengunjung Kebun Raya Singapura yang lebih suka bersantap ringan dan piknik, bukan belanja.
- CEO Little Farms menyebut ekspansi ini sebagai tonggak 10 tahun perusahaan yang fokus pada pengalaman kuliner terpadu.

Little Farms, jaringan ritel makanan asal Singapura, meresmikan konsep terbesarnya di Kebun Raya Singapura dengan menggantikan restoran Halia yang legendaris. Di lahan seluas hampir 500 meter persegi, perusahaan berusia satu dekade ini menghadirkan restoran all-day dining, kios piknik siap-saji, dan ruang acara yang dirancang untuk melengkapi aktivitas pengunjung taman botani tersebut.
CEO Little Farms, Joe Stevens, menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak membuka toko ritel di lokasi ini didasarkan pada perilaku pengunjung Kebun Raya. โMereka datang untuk berjalan, berlari, berolahraga, bertemu teman, atau menghabiskan waktu bersama keluarga. Toko ritel penuh tidak cocok di sini,โ ujarnya. Sebagai gantinya, Little Farms menciptakan destinasi yang menyatu dengan cara orang menikmati taman, mulai dari bersantap di restoran hingga piknik santai.
Restoran utama bernama The Bloomhouse by Little Farms ini terbagi menjadi area dalam ruangan Palm Alcove dan teras luar Ginger Terrace yang ramah hewan peliharaan. Menu yang ditawarkan mengedepankan bahan segar dan hidangan ringan, seperti bowl alpukat-quinoa-feta, salmon panggang, serta aneka pilihan brunch seperti souffle omelette dan Turkish eggs. Hidangan panggang arang juga menjadi andalan, termasuk ayam French poulet dengan glasir sambal kedelai, ikan seabream utuh, dan rack of lamb.
Kios bernama Picnic Basket by Little Farms menawarkan kemudahan bagi pengunjung yang ingin piknik dadakan. Berbagai produk seperti daging asap, keju, hummus, salad, keripik tempe, es krim, hingga kopi segar dan koktail kaleng tersedia. Dua hampers kurasi berisi produk favorit Little Farms juga dijual, lengkap dengan keranjang anyaman dan tikar bagi yang tidak membawa perlengkapan sendiri.
Ruang acara Orchid Solhouse dirancang untuk pernikahan intim, pemberkatan, perayaan pribadi, dan acara korporat. Langkah ini menunjukkan pergeseran strategi Little Farms dari sekadar penjual bahan makanan menjadi penyedia pengalaman kuliner menyeluruh. โKami selalu bersemangat mencari makanan berkualitas, tapi kini pelanggan tidak hanya peduli pada apa yang mereka makan, tetapi juga di mana dan bagaimana mereka menikmatinya,โ kata Stevens.
Bagi pembaca di Indonesia, ekspansi ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku bisnis kuliner yang ingin mengembangkan konsep serupa di ruang publik seperti taman kota. Tren menggabungkan restoran, kios cepat saji, dan ruang acara dalam satu lokasi mulai diminati, terutama di kawasan dengan lalu lintas pejalan kaki tinggi. Keberhasilan Little Farms di Kebun Raya Singapura menunjukkan bahwa adaptasi terhadap perilaku konsumen lokal adalah kunci, bukan sekadar meniru model ritel konvensional.
Ke depan, Little Farms berencana terus memperluas jejaknya di luar ritel murni. Dengan ulang tahun ke-10 yang dirayakan tahun ini, perusahaan tampaknya akan semakin fokus pada konsep destinasi kuliner yang mengutamakan kualitas bahan dan keramahan. Pertanyaannya, apakah model ini akan diadopsi oleh pemain lain di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang memiliki banyak taman kota serupa?



