Dianne Buswell Sempat Khawatir Tak Bisa Menari Lagi Usai Operasi Caesar Darurat
Baca dalam 60 detik
- Penari profesional Strictly Come Dancing, Dianne Buswell, menjalani operasi caesar darurat saat melahirkan anak pertamanya pada Maret lalu.
- Rasa sakit luar biasa pascaoperasi membuatnya meragukan kemampuan untuk kembali menari, terutama karena otot perut dan kaki terasa lemah.
- Setelah melewati masa kritis dua minggu, kondisinya berangsur membaik, meski sebelumnya ia juga mendapat kritik karena tetap tampil di panggung saat hamil.

Penari profesional Strictly Come Dancing, Dianne Buswell, mengaku sempat dilanda ketakutan kehilangan kemampuannya menari setelah menjalani operasi caesar darurat untuk melahirkan bayi pertamanya pada Maret lalu. Perempuan 37 tahun itu bahkan tidak bisa duduk tanpa rasa sakit yang luar biasa, membuatnya ragu apakah ia bisa kembali ke panggung dansa yang membesarkan namanya.
Dalam podcast Oxydise, Dianne menceritakan betapa beratnya masa pemulihan awal. Ia mengatakan hampir tidak bisa bangun dari tempat tidur karena luka operasi, ditambah perubahan hormon yang membuat segalanya terasa lebih sulit. "Bahkan sekadar duduk di tepi tempat tidur adalah sebuah perjuangan. Suatu malam saya harus ke kamar mandi, dan saya menangis histeris karena rasa sakit saat mencoba duduk," ujarnya.
Kekhawatiran terbesarnya adalah apakah ia akan mampu menari lagi. "Saya pikir otot-otot saya benar-benar robek. Saya tidak akan bisa menari lagi. Saya kehilangan mobilitas kaki dan kekuatan inti," kenangnya. Namun, setelah melewati dua minggu pertama yang sangat berat, Dianne mulai merasakan perbaikan signifikan. Ia menyebut periode itu sebagai "perjuangan utama" yang akhirnya terlewati.
Sejak mengumumkan kelahiran putranya di Instagram dengan keterangan penuh haru, Dianne juga harus menghadapi kritik dari warganet yang mempertanyakan keputusannya tampil di Strictly Come Dancing saat hamil. Saat itu ia dipasangkan dengan aktor Neighbours, Stefan Dennis. Seorang pengguna menulis komentar negatif tentang penampilannya yang dianggap tidak nyaman ditonton. Dianne menanggapinya dengan tegas, "Saya tidak percaya di tahun 2025 masih ada komentar seperti ini."
Di Indonesia, kasus serupa sering dialami oleh ibu pekerja, terutama mereka yang berprofesi sebagai atlet atau penari. Operasi caesar darurat memang memerlukan waktu pemulihan panjang, apalagi bagi mereka yang mengandalkan kekuatan fisik. Para ahli menyarankan agar ibu pasca-caesar tidak memaksakan diri kembali beraktivitas berat setidaknya selama enam pekan, dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai latihan. Dianne sendiri mengaku bersyukur karena kini kondisinya terus membaik dan ia optimis bisa kembali ke panggung dansa dalam waktu dekat.



