Beth Mooney Pamer Kelas, Trent Rockets Hajar Welsh Fire di The Hundred
Baca dalam 60 detik
- Beth Mooney mencetak 57 dari 27 bola sebagai modal kemenangan Trent Rockets atas Welsh Fire.
- Nat Sciver-Brunt, yang baru pertama kali bermain musim ini, menyumbang 37 tak terhentikan untuk memastikan kemenangan delapan wicket.
- Welsh Fire bangkit di akhir inning lewat Sophie Devine dan Freya Kemp, tetapi tak mampu mengejar target yang dikejar Rockets dengan efisien.

Trent Rockets sukses mengamankan kemenangan kedua mereka di kompetisi The Hundred wanita setelah mengalahkan Welsh Fire dengan selisih delapan wicket di Sophia Gardens, Cardiff, Kamis (25/7). Penampilan gemilang Beth Mooney di puncak urutan pemukul menjadi fondasi kemenangan tim tamu yang terbilang mudah.
Bermain sebagai pembuka bersama Sophia Dunkley, pemukul Australia itu langsung tancap gas. Duet mereka menghasilkan 73 run untuk wicket pertama, membuat Rockets berada dalam posisi dominan sejak awal. Dunkley akhirnya pulang setelah tertangkap Heather Graham di deep, tetapi saat itu Rockets hanya butuh 57 run lagi dari 60 bola yang tersisa.
Mooney kemudian bergabung dengan kapten Inggris, Nat Sciver-Brunt, yang baru tampil perdana musim ini setelah absen dua pertandingan pertama. Mooney mencapai setengah abadnya dari 27 bola sebelum akhirnya gugur dengan skor 57. Sciver-Brunt yang tak terkalahkan dengan 37 run memastikan target 130 run terlampaui dengan 17 bola tersisa.
Sebelumnya, Welsh Fire yang memilih memukul lebih dulu justru kehilangan dua wicket awal cepat. Georgia Voll dan Ella McCaughan pulang lebih dulu saat skor baru 28-2 pada 41 bola. Pada pertengahan inning, tuan rumah tertinggal 41-2. Namun, Sophie Devine dan Freya Kemp bangkit di paruh kedua. Devine mencetak 38 dari 25 bola dengan dua four dan dua six, sementara Kemp tak terkalahkan 36 dari 29 bola. Dukungan Georgia Wareham dengan 19 run dari 10 bola membawa Fire ke total 129-3 yang masih bisa dikejar.
Bagi penggemar kriket di Indonesia, pertandingan ini memperlihatkan bagaimana strategi pembukaan yang agresif bisa menentukan hasil akhir. Meski kriket belum sepopuler olahraga lain di Tanah Air, turnamen seperti The Hundred bisa menjadi contoh bagaimana format pendek mampu meningkatkan daya tarik. Federasi Kriket Indonesia bisa mempelajari pendekatan ini untuk mengembangkan kompetisi domestik.
Selanjutnya, Southern Brave akan menjamu Birmingham Phoenix di Southampton pada Kamis malam. Brave yang memuncaki klasemen sementara berambisi meraih kemenangan keempat beruntun, sementara Phoenix masih mencari kemenangan pertama setelah dua laga. Sementara itu, tim putra Brave juga akan berusaha meraih kemenangan perdana musim ini pada pertandingan yang sama. Dengan persaingan yang semakin ketat, akankah dominasi Brave berlanjut atau Phoenix mampu bangkit?



