Napoli Mulai Bergerak: Tawaran €17,5 Juta untuk Bek Chelsea Badiashile
Baca dalam 60 detik
- Napoli mengajukan tawaran awal €17,5 juta kepada Chelsea untuk bek Benoit Badiashile, jauh di bawah harga permintaan €30 juta.
- Cedera panjang Alessandro Buongiorno memaksa Napoli mencari bek baru, dengan Badiashile sebagai target utama dan Todibo sebagai alternatif.
- Negosiasi masih panjang; Napoli lebih suka pinjaman dengan opsi beli, sementara West Ham yang terdegradasi mungkin melepas Todibo.

Napoli resmi melayangkan tawaran perdana kepada Chelsea untuk merekrut bek asal Prancis, Benoit Badiashile. Klub Serie A itu hanya berani membayar €17,5 juta—baru separuh dari banderol yang diminta Chelsea sebesar €30 juta. Tawaran ini menandai langkah awal dalam bursa transfer musim dingin, di mana Napoli tengah darurat di lini belakang.
Krisis pertahanan Napoli dipicu oleh cedera serius Alessandro Buongiorno yang harus menjalani operasi lutut dan absen setidaknya dua hingga tiga bulan. Situasi diperparah oleh kondisi Sam Beukema yang belum pulih seratus persen, serta kepergian Juan Jesus yang dilepas sebagai free agent. Dengan lini belakang yang rapuh, manajemen Partenopei bergerak cepat mengincar pemain baru.
Menurut laporan Sport Mediaset, Badiashile menjadi prioritas utama. Namun, selisih harga yang mencolok membuat negosiasi diprediksi berjalan alot. Chelsea, yang membeli Badiashile dari Monaco pada Januari 2023 seharga €38 juta (termasuk bonus), enggan melepasnya dengan harga murah. Di sisi lain, Napoli lebih menginginkan skema pinjaman dengan opsi pembelian di akhir musim—langkah yang biasa dilakukan klub Italia untuk mengelola kas.
Jika gagal mendapatkan Badiashile, Napoli telah menyiapkan opsi cadangan: Jean-Clair Todibo milik West Ham United. Bek asal Prancis itu baru bergabung dengan The Hammers musim panas lalu dengan nilai transfer €40 juta, setelah sebelumnya dipinjamkan dari OGC Nice. Namun, degradasi West Ham ke Championship membuat Todibo kemungkinan besar hengkang. Ia tak mau bermain di kasta kedua Inggris, dan situasi itu bisa dimanfaatkan Napoli untuk menawar lebih rendah.
Dari sudut pandang Indonesia, pergerakan Napoli menarik diamati karena klub tersebut kerap menjadi tujuan pemain yang sebelumnya merumput di Liga Italia, dan beberapa pemain Indonesia sempat dikaitkan dengan klub Eropa. Meski tak ada kaitan langsung, transfer ini menunjukkan betapa agresifnya klub-klub Italia di bursa tengah musim, terutama saat mengalami krisis cedera. Pola negosiasi Napoli—menawar rendah lalu naik bertahap—juga lazim dilakukan klub-klub Asia termasuk Indonesia saat berburu pemain asing.
Analis transfer Italia, Luca Marchetti, menilai bahwa Napoli harus segera menaikkan tawaran jika ingin mengamankan Badiashile sebelum klub lain turun tangan. “Chelsea tidak akan melepas dengan harga di bawah €25 juta, apalagi Badiashile masih berusia 22 tahun dan memiliki potensi jangka panjang,” ujarnya. Di sisi lain, jika beralih ke Todibo, Napoli mungkin bisa mendapatkan harga lebih miring karena desakan West Ham untuk melepas pemain dengan gaji tinggi.
Langkah Napoli selanjutnya akan menjadi indikator seberapa besar ambisi mereka mempertahankan posisi empat besar Serie A. Apakah mereka akan memaksakan transfer Badiashile dengan harga penuh, atau memilih alternatif Todibo yang lebih murah? Keputusan ini juga akan memengaruhi strategi Chelsea dalam merampingkan skuad asuhan Mauricio Pochettino.



