Torino Gempur Bursa Transfer: Comert Diresmikan, Fitz-Jim Didekati, Perri Ditunggu
Baca dalam 60 detik
- Bek Swiss Eray Comert menjalani tes medis Torino setelah kontraknya di Valencia berakhir dan menjadi agen bebas.
- Klub Serie A itu juga tengah menegosiasikan transfer gelandang muda Ajax, Kian Fitz-Jim, yang kontraknya habis akhir musim.
- Kiper Lucas Perri dari Leeds United masih tertunda karena klub Inggris itu harus mendatangkan pengganti terlebih dahulu.

Torino terus bergerak agresif di bursa transfer musim panas ini. Dalam sepekan terakhir, klub asal Turin itu berhasil mendatangkan bek timnas Swiss Eray Comert secara gratis, mendekati gelandang Ajax Kian Fitz-Jim, dan masih menunggu restu Leeds United untuk kiper Lucas Perri.
Comert, 28 tahun, mendarat di Bandara Caselle Turin, Senin (28/7/2026) siang waktu setempat, dan langsung menjalani serangkaian tes medis. Mantan pemain Valencia itu dilepas tanpa biaya setelah kontraknya tidak diperpanjang. Dengan 23 caps bersama Swiss, kehadirannya diharapkan memperkuat lini belakang Granata yang musim lalu kerap kebobolan di menit akhir.
Sementara itu, Torino juga Selangkah lagi mengamankan jasa gelandang Ajax, Kian Fitz-Jim. Menurut pakar bursa transfer Sky Sport Italia, Gianluca Di Marzio, negosiasi sudah memasuki tahap lanjut. Fitz-Jim baru genap 23 tahun awal Juli lalu, dan kontraknya bersama raksasa Belanda itu tersisa hingga akhir musim depan. Kondisi itu membuatnya menjadi incaran menarik karena banderolnya diperkirakan tak terlalu mahal. Produk asli akademi Ajax itu tampil 22 kali di semua kompetisi musim lalu dan mencetak satu gol. Gaya bermainnya yang dinamis cocok dengan skema pelatih Paolo Vanoli.
โTorino berada dalam negosiasi lanjutan dengan Ajax untuk gelandang Fitz-Jim,โ tulis Di Marzio dalam laporannya, Senin (28/7).
Di pos kiper, Torino sudah mencapai kesepakatan dengan Leeds United untuk Lucas Perri. Namun, kepindahan kiper Brasil itu tertunda karena Leeds belum mendatangkan pengganti. Situasi serupa juga terjadi pada bek Fiorentina, Pietro Comuzzo, yang sudah disepakati dengan skema pinjaman โฌ1 juta serta opsi beli sebesar โฌ19 juta. Comuzzo diharapkan menjadi tandem jangka panjang bagi Comert di jantung pertahanan.
Kesibukan Torino di bursa transfer ini menarik untuk diikuti pencinta Serie A di Indonesia. Liga Italia masih menjadi salah satu kompetisi Eropa yang paling banyak ditonton di Tanah Air melalui platform streaming. Strategi Torino yang berani merekrut pemain muda dan agen bebas menunjukkan bahwa klub di luar papan atas pun bisa bersaing dengan manajemen cerdas. Langkah mereka dalam beberapa hari ke depan akan menentukan sejauh mana ambisi Granata musim depan.
Dengan jendela transfer yang masih terbuka hingga akhir Agustus, Torino diprediksi masih akan bergerak. Pertanyaan besarnya: mampukah mereka mempertahankan performa di Liga Italia dan melaju lebih jauh di Coppa Italia? Ataukah keputusan merekrut pemain tanpa biaya mahal justru menjadi bumerang? Hanya waktu yang akan membuktikan.



