YE Siap Gebrak Jakarta dengan Dome Stage Raksasa, Tiket Mulai Dijual Besok
Baca dalam 60 detik
- Promotor Raw Vision Collective memastikan konser perdana YE di Indonesia akan menggunakan panggung Dome Stage imersif berformat 360 derajat di Stadion Utama GBK.
- Tiket konser mulai dijual besok, Rabu 29 Juli 2026, dengan harga termurah Rp1.875.000 melalui platform resmi yejakarta.com.
- Kehadiran musisi global ini diproyeksikan mengerek kunjungan wisatawan dan menggerakkan sektor perhotelan serta ekonomi kreatif Jakarta.

Tiket konser perdana musisi dunia YE—sebelumnya dikenal sebagai Kanye West—di Indonesia akan mulai dijual besok, Rabu (29/7/2026), pukul 10.00 WIB, menyusul kepastian bahwa pertunjukan megah dengan panggung kubah raksasa Dome Stage bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 24 Oktober mendatang.
Keputusan promotor Raw Vision Collective membawa salah satu ikon musik paling kontroversial dan berpengaruh ke Jakarta menjadi sinyal bahwa ibu kota kian diperhitungkan sebagai destinasi tur kelas dunia. CEO Raw Vision Collective, Micha Ananda, menilai momen ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan juga pengakuan terhadap kapasitas Indonesia dalam menyelenggarakan event berskala internasional. “Masuknya Jakarta dalam rangkaian tur Asia YE menjadi momentum penting bagi industri hiburan lokal sekaligus membuka kesempatan bagi penggemar dalam dan luar negeri,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Selasa (28/7/2026).
Untuk mewujudkan visi artistik sang rapper, Raw Vision Collective menyiapkan instalasi Dome Stage yang dirancang secara imersif dengan sistem tata panggung berskala besar. Format 360 derajat itu memungkinkan penonton di setiap sudut stadion merasakan pengalaman intim yang kabur antara artis dan audiens—pendekatan yang lazim dalam konser-konser YE di berbagai negara. Menurut Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, setiap penampilan YE selalu dikonsep sebagai pengalaman menyeluruh, bukan sekadar musik. “Kami ingin penonton di Jakarta merasakan pengalaman yang sama imersif, megah, dan tak terlupakan,” katanya.
Skala produksi yang besar membutuhkan venue dengan kapasitas masif. Stadion Utama GBK, yang mampu menampung lebih dari 77.000 orang, dinilai sebagai tempat paling tepat. Promotor pun memperkirakan konser ini akan menarik kedatangan wisatawan dari kawasan Asia hingga Australia, sehingga berdampak positif terhadap sektor pariwisata, perhotelan, dan ekonomi kreatif di Jakarta. Efek berganda semacam ini pernah terlihat pada konser band besar sebelumnya, namun kehadiran YE dinilai membawa magnet tersendiri karena basis penggemar globalnya yang kuat.
Antisipasi tinggi membuat promotor mengimbau calon pembeli untuk hanya mengakses tiket melalui kanal resmi guna menghindari penipuan, percaloan, atau jasa titip ilegal. “Kami tidak menjamin validitas maupun akses masuk bagi tiket yang dibeli di luar jalur resmi,” tegas pernyataan Raw Vision Collective. Informasi terbaru akan disiarkan secara berkala melalui Instagram @rawvision.collective dan situs yejakarta.com.
Dengan harga tiket yang terbilang premium dan antusiasme yang diprediksi meluap, pertanyaan sekarang adalah sejauh mana konser ini benar-benar mampu mengubah lanskap hiburan tanah air dan menarik lebih banyak megabintang lainnya ke Indonesia.



