Riasan 9 Jam, Rebecca Romijn Khawatir Kembali sebagai Mystique di Avengers: Doomsday
Baca dalam 60 detik
- Aktris Rebecca Romijn kembali memerankan Mystique di film Marvel 'Avengers: Doomsday' setelah absen hampir dua dekade.
- Kekhawatiran utamanya adalah proses riasan prostetik yang sebelumnya memakan waktu sembilan jam dan menyebabkan lecet pada kulit.
- Pengalaman riasan yang ekstrem itu justru dianggap membantu menghidupkan karakter antagonis yang ikonik tersebut.

Rebecca Romijn, aktris yang dikenal sebagai Mystique dalam trilogi awal X-Men, mengaku sempat ragu saat menerima tawaran kembali ke peran tersebut dalam film Marvel terbaru, Avengers: Doomsday. Kekhawatiran utamanya bukanlah adegan aksi atau dialog, melainkan proses riasan yang pernah menyiksanya selama sembilan jam setiap hari.
Bintang berusia 53 tahun itu pertama kali memerankan Mystique pada tahun 2000 hingga 2006. Karakter dengan kulit biru dan sisik merah itu membutuhkan prostetik seluruh tubuh serta cat khusus. Proses transformasi yang panjang itu membuatnya bekerja hingga 24 jam nonstop, termasuk waktu pemasangan dan pembongkaran riasan.
Dalam wawancara dengan Entertainment Tonight di San Diego Comic-Con, Romijn mengaku pertanyaan pertamanya kepada pihak studio adalah tentang tata rias. โTentu saja pertanyaan pertama saya soal riasan. โApa yang akan kita lakukan soal itu?โ Dulu prosesnya sangat panjang,โ ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kini bekerja dengan Marvel Cinematic Universe terasa berbeda dan menyenangkan, apalagi bisa kembali bertemu dengan pemain lama dan baru.
Romijn sebelumnya membeberkan detail menyakitkan di balik riasan tersebut dalam wawancara dengan Inverse. โSaya masuk tengah malam agar siap pukul 09.00, lalu syuting hingga 15 jam. Setelah itu butuh tiga atau empat jam lagi untuk melepas semua prostetik,โ kenangnya. Karena keringat tidak bisa keluar saat beraksi, lepuhan muncul di bawah prostetik dan membutuhkan salep penyembuh. Meski demikian, ia menyebut proses itu sepadan karena kostumnya adalah yang terindah yang pernah ia kenakan. โSetiap selesai riasan, saya bercermin dan berkata, โWow, ini benar-benar cantik.โ Dan bagian yang membuat saya mudah tersinggung justru membantu saya masuk ke dalam karakter Mystique.โ
Bagi penggemar Marvel di Indonesia, kabar kembalinya Romijn sebagai Mystique membawa nostalgia tersendiri. Film X-Men pertama kali tayang di tanah air pada awal 2000-an dan menjadi salah satu pintu masuk popularitas film superhero. Meskipun Jennifer Lawrence kemudian memerankan versi muda Mystique, Romijn tetap dianggap sebagai ikon klasik. Avengers: Doomsday rencananya akan menjadi ajang pertemuan berbagai karakter dari semesta Marvel, termasuk para mutan yang sebelumnya berada di bawah lisensi Fox.
Pertanyaan besar kini mengemuka: akankah proses riasan Mystique di Avengers: Doomsday mengalami perubahan signifikan berkat kemajuan teknologi tata rias dan efek visual? Atau justru pendekatan praktis ala film lama tetap dipertahankan untuk mempertahankan kesan autentik? Jawabannya baru akan terlihat saat film tersebut dirilis, namun antusiasme para penggemar sudah terasa sejak pengumuman casting ini.



