Gaun ‘Laba-laba Abstrak’ Zendaya di Premiere Spider-Man, Stylist Ungkap Makna di Baliknya
Baca dalam 60 detik
- Zendaya mengenakan gaun satin hitam karya Ashi Studio di premiere Los Angeles yang dirancang sebagai representasi abstrak laba-laba, menurut stylist Law Roach.
- Law Roach mengungkapkan bahwa gaun itu melambangkan metamorfosis karakter, sementara aksesori Boucheron melengkapi penampilan terakhir tur promosi Spider-Man.
- Di tengah gaun couture, Zendaya justru memakai kaos vintage Spider-Man seharga 34,99 dolar AS dari eBay untuk sesi foto di Paris, menunjukkan gaya tak melulu mahal.

Zendaya memukau publik dengan gaun hitam rancangan Ashi Studio di premiere Los Angeles film Spider-Man: Brand New Day—busana yang sengaja didesain untuk merepresentasikan sosok laba-laba secara abstrak, bukan sekadar replika langsung.
Sang stylist, Law Roach, menjelaskan bahwa siluet gaun dengan korset dan ekor panjang itu adalah interpretasi artistik dari simbol superhero yang diperankan Zendaya. “Ini cara abstrak untuk menampilkan laba-laba. Dalam benak kami, ini seperti metamorfosis seorang wanita menjadi sesuatu yang lain,” ujarnya kepada Variety. Untuk penampilan final tur promosi tersebut, Zendaya melengkapi gaunnya dengan perhiasan Boucheron.
Sepanjang tur promosi, Zendaya telah mencuri perhatian dengan berbagai pilihan busana. Roach mengaku sulit memilih satu penampilan favorit, meski ia sangat menyukai gaun vintage John Galliano bermotif jaring laba-laba yang dikenakan Zendaya di premiere London bulan lalu. Gaun itu menjadi salah satu momen paling ikonik di mata penggemar mode.
Tidak semua busana Zendaya bernilai selangit. Dalam sesi foto untuk Spider-Man: Brand New Day di Paris, ia tampil santai dengan kaos vintage Spider-Man ukuran 2XL yang dibelinya melalui eBay seharga 34,99 dolar AS, dipadukan dengan sepatu hak Christian Louboutin. Kaos bekas dalam kondisi “baik” itu membuktikan bahwa gaya tak selalu bergantung pada harga mahal. “Gaya tak harus mahal,” tulis Roach di Instagram Story-nya saat membagikan tangkapan layar daftar barang.
Dedikasi Roach untuk mendandani kliennya tak main-main. Ia baru-baru ini mengaku menyewa jet pribadi ke Paris untuk mengambil gaun Schiaparelli langsung dari peragaan busana, agar Zendaya bisa mengenakannya di premiere London film The Odyssey beberapa jam kemudian. “Ya, saya terbang tadi malam untuk datang ke peragaan; saya punya jet pribadi yang menunggu… untuk mengambil gaun itu dari model, membawanya ke London, dan mengenakannya pada gadis yang sangat spesial,” ungkapnya kepada selebritas media sosial Lyas.
Fenomena gaya Zendaya menarik perhatian tidak hanya di Hollywood, tetapi juga di Indonesia. Para penggemar mode lokal kerap menjadikan penampilannya sebagai referensi—baik untuk acara formal maupun inspirasi berbusana sehari-hari. Keberaniannya memadukan gaun couture dengan kaos vintage menunjukkan bahwa interpretasi pribadi dapat menjadi kunci penampilan yang autentik.
Dengan tur promosi yang masih berlangsung, publik penasaran apakah Zendaya akan kembali menyuguhkan kejutan mode yang tak terduga. Satu hal yang pasti, pendekatan abstrak dan personal dalam berbusana telah menjadi ciri khas yang membedakannya dari deretan bintang lain.



