Amy Adams Buka Suara soal Karier Putrinya: Tertarik di Balik Layar
Baca dalam 60 detik
- Aktris Amy Adams mengungkapkan bahwa putrinya, Aviana, 16 tahun, mulai mengeksplorasi minat di bidang produksi film.
- Keluarga Adams-Le Gallo selalu bermusyawarah sebelum menerima proyek, termasuk mempertimbangkan dampak pada Aviana.
- Parenthood disebut Adams mengajarkannya untuk lebih jujur dan berani mengakui keterbatasan, bukan hanya berusaha menyenangkan semua orang.

Amy Adams, aktris peraih nominasi Oscar, mengkonfirmasi bahwa putri semata wayangnya, Aviana (16), mulai menunjukkan ketertarikan pada dunia hiburan—khususnya di sektor produksi. Dalam wawancara terbaru dengan People, Adams mengaku masih membiarkan sang anak menentukan sendiri jalur karier yang ingin ditempuh.
“Saya rasa kita akan lihat saja apa yang dia minati. Saya tahu dia tertarik pada produksi secara umum, jadi kita lihat saja ke mana arah yang akan dia pilih,” ujar bintang Cape Fear tersebut. Aviana adalah anak semata wayang Adams dari pernikahannya dengan sutradara Darren Le Gallo. Gadis berusia 16 tahun itu bahkan sempat muncul sebagai cameo dalam film arahan ayahnya, Sam and Kate (2022).
Keputusan untuk membuka pintu bagi Aviana berkarier di industri yang sama tak lepas dari kebiasaan keluarga Adams yang selalu berdiskusi secara terbuka. Sejak Aviana kecil, Adams mengaku telah melibatkannya dalam perencanaan jadwal kerja. “Sebelum saya menerima pekerjaan, kami duduk bersama sebagai keluarga dan mengadakan rapat: ‘Beginilah jadwalnya, beginilah perjalanannya. Bagaimana perasaan kalian?’” ungkapnya. Praktik ini, menurut Adams, membantu Aviana mengembangkan jiwa petualang dan kecintaan bepergian.
Di luar soal karier putrinya, Adams juga menyoroti bagaimana menjadi orang tua telah mengubah dirinya secara fundamental. Dalam perbincangan dengan The Drew Barrymore Show, aktris 51 tahun itu mengakui bahwa ia dulu terlalu berusaha menyenangkan semua orang hingga kehabisan energi. “Pada titik tertentu, saya tidak punya tenaga lagi untuk hal lain selain kejujuran,” katanya. Kini Adams lebih nyaman mengakui kekurangannya dan meminta dukungan saat dibutuhkan.
“Saya akhirnya bisa berbicara jujur dan benar-benar meminta apa yang saya butuhkan—mengomunikasikan bahwa mungkin saya tidak bisa mengendalikan semuanya dan mungkin saya butuh lebih banyak dukungan dari yang saya kira.”
Pernyataan Adams ini selaras dengan tren di industri hiburan global yang mulai lebih terbuka soal kesehatan mental dan keseimbangan kerja-keluarga. Di Indonesia, fenomena serupa mulai terlihat di kalangan artis yang kerap membagikan dinamika pengasuhan anak di tengah jadwal syuting yang padat. Meski belum lazim, kesadaran akan pentingnya komunikasi keluarga dalam karier publik perlahan tumbuh.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah: apakah Aviana akan benar-benar menekuni produksi atau justru beralih ke bidang lain? Adams sendiri menyerahkan sepenuhnya keputusan itu pada sang putri. Yang jelas, dengan fondasi komunikasi terbuka yang telah dibangun, keluarga Adams-Le Gallo tampak siap mendukung langkah Aviana—ke mana pun arahnya.



