Gattuso Soroti Kelemahan Lazio Usai Kalahkan Tim U-20 di Laga Uji Coba
Baca dalam 60 detik
- Lazio menang 3-1 atas tim U-20 dalam laga pramusim perdana di bawah arahan Gennaro Gattuso, meski sempat tertinggal di babak pertama.
- Penampilan kurang maksimal di lini depan dan pertahanan menjadi catatan serius Gattuso, yang menuntut perbaikan di berbagai sektor.
- Dua pemain inti, Nicolรฒ Rovella dan Nuno Tavares, absen karena sakit dan cedera, menambah pekerjaan rumah bagi tim pelatih.

Gennaro Gattuso langsung mendapat gambaran awal tentang pekerjaan rumah yang harus dibenahi di Lazio setelah tim asuhannya menang tipis 3-1 atas tim U-20 dalam laga uji coba pramusim pertama, Kamis (18/7). Meski hasil akhir berpihak pada skuad senior, proses pertandingan justru menyisakan sejumlah catatan kritis bagi pelatih berusia 46 tahun itu.
Dalam pertandingan yang digelar tertutup di pusat latihan Lazio, Gattuso menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan mencampurkan pemain senior dan beberapa pemain muda. Tim U-20 yang diperkuat sejumlah pemain senior untuk memenuhi kuota justru mampu mengejutkan dengan unggul lebih dulu melalui gol Avram yang memanfaatkan celah lebar di sisi kiri pertahanan Lazio. Babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk tim muda.
Gattuso melakukan sejumlah pergantian pemain di babak kedua, dan perubahan itu mulai membuahkan hasil. Mantan striker Spezia, Gabriele Artistico, menjadi aktor utama dengan mencetak dua gol penalti. Gol pertama tercipta setelah ia sendiri dilanggar di kotak terlarang, sementara gol kedua lahir dari pelanggaran terhadap Fisayo Dele-Bashiru. Sana Fernandes kemudian memastikan kemenangan 3-1 dengan gol di menit akhir.
Meski menang, Gattuso tidak menutup mata terhadap kelemahan timnya. "Kami tahu harus banyak berbenah. Banyak hal yang sudah berjalan baik, tapi kami masih perlu meningkatkan banyak aspek," ujar Gattuso seperti dikutip dari laman resmi klub. Ia juga menekankan pentingnya semangat dan mentalitas yang tepat, seraya bersyukur tidak ada cedera baru yang menghantui para pemain.
Kekurangan yang paling mencolok adalah penyelesaian akhir yang buruk di babak pertama. Mattia Zaccagni, Tijjani Noslin, dan Petar Ratkov gagal memanfaatkan peluang emas, sehingga tim U-20 bisa memimpin. Di sisi pertahanan, celah di sisi kiri yang dieksploitasi Avram menjadi perhatian serius Gattuso, mengingat posisi itu akan diisi oleh Nuno Tavares yang saat ini cedera.
Absennya Tavares karena radang lutut dan Nicolรฒ Rovella yang terserang flu menambah daftar masalah yang harus diatasi Gattuso. Kedua pemain diharapkan segera pulih untuk laga uji coba berikutnya. Bagi pengamat sepak bola Italia, performa Lazio yang masih mentah ini menjadi indikator awal bahwa Gattuso membutuhkan waktu untuk meramu skuadnya agar kompetitif di Serie A musim depan.
Ke depan, Lazio dijadwalkan menjalani beberapa laga uji coba lagi sebelum memulai musim resmi. Pertanyaan besarnya adalah mampukah Gattuso memperbaiki kelemahan tim dalam waktu singkat? Ataukah Lazio akan kembali bergantung pada momen individu pemain bintang seperti di musim-musim sebelumnya? Publik sepak bola Italia menanti jawabannya.



