WMPP Optimistis Genjot Pendapatan Lewat Utilisasi Pabrik: Target Rp8 Triliun
Baca dalam 60 detik
- PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) menargetkan pendapatan hingga Rp8 triliun dengan meningkatkan jam operasional pabrik dari 25-30% menjadi 10-14 jam per hari.
- Perusahaan berencana melakukan rights issue untuk mendanai strategi peningkatan utilisasi aset yang masih rendah.
- Pelaku usaha mendorong pemerintah memperkuat regulasi dan kemudahan pembiayaan perbankan untuk mendongkrak produksi peternakan lokal.

PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) optimistis mampu mendongkrak pendapatan hingga Rp8 triliun dengan memaksimalkan utilisasi pabrik yang saat ini baru berjalan pada kapasitas 25-30 persen. Langkah ini menjadi strategi utama perusahaan di tengah tekanan daya beli masyarakat dan lonjakan biaya produksi yang membayangi industri peternakan nasional.
Founder & CEO WMPP, Tumiyana, mengungkapkan bahwa perusahaan tengah fokus pada peningkatan jam operasional pabrik dari level saat ini menjadi 7 jam per hari, yang diperkirakan dapat mendorong pendapatan ke kisaran Rp6,5-7 triliun. Jika utilisasi dapat ditingkatkan lebih lanjut hingga 10-14 jam kerja, potensi pendapatan bisa menembus angka Rp8 triliun. โKami melihat ruang besar untuk meningkatkan efisiensi aset yang ada,โ ujarnya.
Untuk mendukung strategi ini, WMPP berencana menggelar rights issue guna memperoleh tambahan modal. Langkah ini dinilai krusial mengingat kebutuhan investasi untuk optimalisasi pabrik dan rantai pasok. Di sisi lain, perusahaan juga mendorong pemerintah untuk meningkatkan konsumsi protein hewani nasional, yang diyakini akan mengerek permintaan daging sapi dan unggas lokal.
Konteks Indonesia: Industri peternakan nasional tengah menghadapi tantangan ganda, yaitu biaya pakan impor yang tinggi dan logistik yang belum efisien. Pelaku usaha berharap pemerintah dapat memberikan kemudahan pembiayaan perbankan serta memperkuat regulasi yang mendukung produksi dalam negeri. Hal ini menjadi penting mengingat ketergantungan Indonesia pada impor daging dan unggas masih cukup tinggi.
Menurut analis industri peternakan, langkah WMPP untuk meningkatkan utilisasi pabrik merupakan strategi yang tepat di tengah kondisi pasar yang kompetitif. Namun, keberhasilan strategi ini sangat bergantung pada kemampuan perusahaan dalam mengelola biaya produksi dan memastikan pasokan pakan yang stabil. โJika WMPP mampu mencapai utilisasi 10-14 jam, mereka bisa menjadi pemain kunci dalam memenuhi permintaan domestik,โ kata seorang pengamat.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah rights issue akan mendapatkan respons positif dari pasar dan apakah pemerintah benar-benar akan merealisasikan kebijakan yang mendukung peternak lokal. Tanpa dukungan regulasi yang kuat, target ambisius WMPP mungkin hanya akan menjadi wacana.



