Manchester United Incar Maxi Araujo: Bek Sayap Lebih Matang dari Andrey Santos?
Baca dalam 60 detik
- Setelah merekrut Andrey Santos seharga ยฃ50 juta, Manchester United kini mengincar bek sayap Sporting Maxi Araujo yang banderolnya mencapai ยฃ69 juta.
- Araujo dianggap lebih siap bersaing di Premier League berkat performa impresif di Liga Champions dan Piala Dunia, kontras dengan Santos yang masih perlu adaptasi.
- Jika transfer jadi, Araujo bisa menjadi peningkatan langsung di pos bek kiri, mengungguli Luke Shaw dalam produktivitas serangan dan kontribusi bertahan.

Manchester United belum puas dengan belanja pemain musim panas ini. Setelah mengamankan jasa gelandang Brasil Andrey Santos dari Chelsea dengan mahar hingga ยฃ50 juta, Setan Merah dikabarkan mengalihkan perhatian ke Sporting Lisbon untuk mendapatkan bek sayap kiri Maxi Araujo. Klub asal Portugal itu mematok harga nyaris ยฃ69 juta, sesuai klausul rilis pemain Uruguay berusia 26 tahun tersebut.
Laporan dari media Portugal, A Bola, menyebutkan bahwa United dan Chelsea telah melakukan kontak awal dengan Sporting. Namun, hingga saat ini belum ada negosiasi formal. Langkah ini menunjukkan bahwa manajemen United tidak hanya mengandalkan Santos yang masih berisiko, melainkan juga mencari pemain yang bisa langsung memberikan dampak. Araujo dinilai sebagai talenta yang lebih matang ketimbang Santos, terutama dari segi pengalaman di level tertinggi.
Santos, yang baru berusia 22 tahun, memang menunjukkan kilasan potensi saat menjalani debut tak resmi melawan Wrexham di laga pramusim. Dalam 45 menit, ia mencatatkan akurasi umpan 93%, menciptakan dua peluang, dan memenangi empat dari enam duel tanah. Namun, performanya di Chelsea musim lalu belum meyakinkan: dari 27 penampilan Premier League, hanya 13 sebagai starter. Ia gagal mempertahankan konsistensi seperti saat dipinjamkan ke Strasbourg, di mana ia mencetak 10 gol di Ligue 1.
Di sisi lain, Araujo sudah membuktikan diri di panggung besar. Pada Piala Dunia 2026, ia mencetak dua gol dan satu assist dalam tiga penampilan bersama Uruguay. Di level klub, ia tampil gemilang di Liga Champions bersama Sporting dengan torehan dua gol dan empat peluang emas dalam 11 pertandingan. Angka tekel dan intersepnya yang mencapai 5,2 per laga lebih tinggi dari rata-rata pemain United di Premier League musim lalu. Ini menunjukkan bahwa Araujo tidak hanya produktif menyerang, tetapi juga disiplin bertahan.
Bagi United, merekrut Araujo berarti mendapatkan pemain yang bisa langsung bersaing dengan Luke Shaw. Musim lalu, kontribusi ofensif Shaw dari pos bek kiri masih kurang optimal. Araujo, yang bisa bermain di seluruh sisi kiri lapangan, menawarkan ancaman lebih besar di lini depan tanpa mengorbankan pertahanan. Kehadirannya juga memberikan fleksibilitas taktis bagi pelatih Michael Carrick, yang kini tengah membangun kembali skuad setelah kepergian Casemiro.
Namun, tantangan finansial tetap ada. Sporting bersikukuh pada klausul rilis ยฃ69 juta, dan Chelsea juga ikut dalam perburuan. United harus bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan Araujo, terutama setelah pengalaman merekrut Santos yang membutuhkan waktu adaptasi. Pertanyaannya, apakah manajemen United berani menggelontorkan dana besar lagi untuk pemain yang belum tentu langsung sukses di Premier League? Atau justru Araujo adalah jawaban atas kebutuhan instan di pos bek kiri?



