Josh Kerr Pecahkan Rekor Dunia Mil yang Bertahan 27 Tahun: 'Masih Bisa Lebih Cepat'
Baca dalam 60 detik
- Pelari jarak menengah asal Skotlandia, Josh Kerr, memecahkan rekor dunia mil pria yang telah bertahan 27 tahun milik Hicham El Guerrouj dengan catatan waktu 3 menit 42,66 detik.
- Kerr menjadi atlet Inggris ketujuh yang memegang rekor mil dan pertama sejak Steve Cram pada 1985, sekaligus menginspirasi generasi baru atlet Inggris.
- Atlet berusia 28 tahun itu mengisyaratkan akan kembali mencoba memecahkan rekor mil di masa depan, terutama jika kondisi angin lebih mendukung.

Josh Kerr, pelari jarak menengah asal Skotlandia, sukses memecahkan rekor dunia mil pria yang telah bertahan 27 tahun. Dalam ajang Diamond League di London Stadium, Minggu (20/7), Kerr mencatat waktu 3 menit 42,66 detik, mengalahkan catatan legendaris Hicham El Guerrouj dari Maroko yang dibuat pada 1999.
Pencapaian ini menjadikan Kerr sebagai atlet Inggris ketujuh yang memegang rekor mil, sekaligus yang pertama sejak Steve Cram pada 1985. Sebelumnya, rekor pribadi terbaik Kerr adalah 3:45,34, yang juga merupakan rekor Inggris. Keberhasilan ini disaksikan langsung oleh 60.000 penonton yang memadati London Stadium.
Kerr mengaku target utamanya tahun ini memang memecahkan rekor dunia mil. "Ini tahun yang sempurna untuk melakukannya," ujarnya kepada BBC Breakfast. Ia juga menyinggung sejarah panjang Inggris dalam nomor mil, mulai dari Sir Roger Bannister yang pertama kali memecahkan batas empat menit pada 1954, hingga Sebastian Coe, Steve Cram, dan Steve Ovett. "Sudah waktunya saya membawa rekor itu kembali ke Inggris," tegasnya.
Kerr mengakui bahwa kondisi angin yang tidak terlalu mendukung membuat catatan waktunya belum maksimal. "Pada hari lain dengan angin yang lebih bersahabat, saya mungkin bisa memangkas waktu lebih banyak lagi," katanya. Ia pun membuka peluang untuk kembali mencoba memecahkan rekornya sendiri di masa depan.
Lebih dari sekadar rekor, Kerr berharap penampilannya bisa menginspirasi generasi muda Inggris. "Tugas saya kemarin adalah memenuhi tribun dengan atlet muda, pelatih, dan orang tua, untuk menginspirasi generasi berikutnya. Semoga dalam 10-15 tahun ke depan ada atlet Inggris lain yang memecahkan rekor ini," ujarnya.
"Semoga rekor ini bisa bertahan lebih lama di tangan saya," kata Kerr sambil tersenyum.
Bagi Indonesia, pencapaian Kerr menjadi pengingat bahwa tradisi lari jarak menengah di Inggris masih sangat kuat. Meski Indonesia belum memiliki atlet sekelas Kerr, prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi pelari Tanah Air untuk terus berlatih dan menembus batas. Federasi Atletik Indonesia (PASI) dapat menjadikan pendekatan Kerrโyang menggunakan speed suit dan altitude roomโsebagai referensi dalam pengembangan atlet.
Dengan rekor baru ini, Kerr tidak hanya mengukir namanya dalam sejarah atletik, tetapi juga membuka diskusi tentang sejauh mana batas kemampuan manusia dalam nomor mil. Akankah ada yang mampu memecahkan rekor Kerr dalam waktu dekat? Atau justru Kerr sendiri yang akan kembali memecahkan rekornya?



