Lauren Laverne Kembali Berbagi Diagnosis Langka: Smouldering Myeloma
Baca dalam 60 detik
- Penyiar BBC Lauren Laverne mengumumkan diagnosis smouldering myeloma, kondisi darah langka yang tidak memerlukan pengobatan saat ini.
- Kondisi ini terdeteksi melalui pemantauan rutin pasca-kanker, dengan risiko berkembang menjadi kanker darah yang rendah menurut Laverne.
- Laverne berharap keterbukaannya mendorong orang lain untuk proaktif memeriksakan kesehatan dan tidak menunda konsultasi medis.

Penyiar BBC dan pembawa acara Radio 6 Music, Lauren Laverne, kembali mengumumkan kondisi kesehatan serius yang baru terdeteksi. Kurang dari dua tahun setelah divonis kanker yang ditemukan secara tidak sengaja melalui skrining rutin, perempuan 48 tahun itu mengungkapkan bahwa ia didiagnosis menderita smouldering myeloma, sebuah kelainan langka pada darah dan sumsum tulang.
Dalam unggahan di Instagram, Laverne menegaskan bahwa saat ini ia merasa baik-baik saja dan belum memerlukan perawatan medis. Meski demikian, ia mengakui bahwa diagnosis ini cukup berat diterima, terutama karena datang tak lama setelah perjuangan melawan kanker sebelumnya. Namun, ia memilih berbicara terbuka dengan harapan dapat mendorong orang lain untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka.
Menurut Myeloma UK, smouldering myeloma merupakan bentuk awal dari kanker darah myeloma, di mana sel-sel abnormal terdeteksi di sumsum tulang dan protein abnormal ditemukan dalam darah atau urine. Laverne menekankan bahwa kondisinya tidak ada kaitannya dengan kanker sebelumnya maupun operasi yang baru dijalaninya. Ia juga menyebut risiko berkembang menjadi kanker darah dalam kasusnya โcukup rendahโ.
Laverne mengaku bahwa ia sempat meremehkan kadar zat besi yang terus rendah, namun dokter umumnya bersikeras untuk menyelidiki lebih lanjut. โIni adalah masalah besar kedua yang diketahui oleh dokter umum saya sejak awal, dan saya tidak bisa mengungkapkan rasa terima kasih saya,โ tulisnya. Ia pun mendorong orang lain untuk menjadi advokat bagi diri sendiri dan meminta dirujuk ke ahli hematologi jika mengalami gejala serupa.
Pengumuman ini menuai dukungan dari rekan-rekan selebritas, termasuk pembawa acara Good Morning Britain Kate Garraway dan mantan panelis Loose Women Andrea McLean, yang memuji keberanian Laverne berbagi pengalaman. Sebelumnya, pada Agustus 2024, Laverne mengumumkan diagnosis kanker yang ditemukan secara tidak sengaja saat tes skrining. Ia tidak menyebutkan jenis kanker tersebut, tetapi dokter memperkirakan ia akan pulih sepenuhnya.
Bagi publik Indonesia, kasus Laverne menjadi pengingat pentingnya deteksi dini dan pemantauan kesehatan rutin, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kanker. Di Indonesia, kesadaran akan skrining kanker masih rendah, padahal deteksi dini dapat menyelamatkan nyawa. Laverne sendiri berencana mengambil cuti dua minggu sebelum kembali bekerja seperti biasa. Ia juga mengisyaratkan akan menulis lebih banyak tentang pengalamannya di masa mendatang. Pertanyaannya, akankah keterbukaan figur publik seperti Laverne mampu mengubah perilaku masyarakat dalam memeriksakan kesehatan?



