Leeds United Boyong Bek Timnas Bosnia dari Sassuolo dengan Rekor Transfer Klub
Baca dalam 60 detik
- Leeds United mengeluarkan dana โฌ40 juta untuk mengamankan jasa bek tengah Timnas Bosnia, Tarik Muharemovic, dari Sassuolo.
- Juventus, yang menjual Muharemovic ke Sassuolo pada 2025 dengan klausul 50% penjualan kembali, meraup sekitar โฌ20 juta dari transfer ini.
- Transfer ini menjadi rekor pembelian termahal Leeds United, yang baru saja promosi ke Premier League, sekaligus menandai hengkangnya pemain berusia 23 tahun dari Serie A.

Leeds United resmi mengumumkan pembelian bek tengah Timnas Bosnia dan Herzegovina, Tarik Muharemovic, dari Sassuolo dengan nilai transfer mencapai โฌ40 juta. Angka tersebut menjadi rekor pembelian termahal dalam sejarah klub yang baru saja kembali ke Premier League tersebut.
Pemain berusia 23 tahun itu telah menjalani tes medis pada pekan ini dan langsung diperkenalkan sebagai penggawa anyar The Whites. Kepindahan ini mengakhiri spekulasi yang sempat mengaitkan Muharemovic dengan sejumlah klub besar, termasuk Inter Milan, Bournemouth, Sunderland, dan bahkan mantan klubnya, Juventus.
Menariknya, Juventus masih menuai keuntungan besar dari transfer ini. Saat melepas Muharemovic ke Sassuolo pada 2025 dengan harga โฌ2 juta setelah masa peminjaman, Bianconeri menyisipkan klausul 50 persen dari penjualan di masa depan. Alhasil, dari kesepakatan โฌ40 juta kali ini, Juventus dipastikan mengantongi sekitar โฌ20 juta.
Muharemovic bukanlah nama asing di kancah sepak bola Eropa. Ia sempat menjadi sorotan saat membela Bosnia di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Saat itu, ia menjadi bagian dari tim yang menyingkirkan Italia di babak play-off, sebuah pencapaian yang mengukuhkan namanya di panggung global.
Selama membela Sassuolo, bek setinggi 188 cm itu mencatatkan 32 penampilan di Serie A dengan kontribusi dua gol dan dua assist. Meski usianya masih muda, pengalamannya di kompetisi ketat Italia dinilai menjadi modal berharga untuk bersaing di Premier League.
Bagi Leeds United, pembelian ini menjadi sinyal ambisi besar klub setelah promosi ke kasta tertinggi Inggris. Manajemen Leeds tampaknya tidak ingin hanya menjadi pelengkap, melainkan langsung berinvestasi pada pemain potensial yang bisa menjadi pilar pertahanan jangka panjang. Di sisi lain, Sassuolo kembali menunjukkan ketajaman mereka dalam bisnis pemain, dengan menjual aset berharga di harga puncak.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Muharemovic mampu beradaptasi cepat dengan kerasnya Premier League dan menjadi tembok kokoh di lini belakang Leeds? Ataukah tekanan harga mahal justru membebaninya? Hanya waktu yang akan menjawab.



