Genoa Gaet Hamed Junior Traore: Pinjaman dengan Opsi Beli €10 Juta
Baca dalam 60 detik
- Genoa resmi mendatangkan gelandang Pantai Gading Hamed Junior Traore dari Olympique Marseille dengan skema pinjaman plus opsi pembelian permanen senilai sekitar €10 juta.
- Traore, yang pernah bersinar di Sassuolo sebelum pindah ke Bournemouth dengan harga €25,6 juta, kembali ke Serie A setelah masa peminjaman yang kurang mulus di Napoli, Auxerre, dan Marseille.
- Kedatangan Traore diharapkan memperkuat lini tengah Genoa yang tengah berjuang menjauhi zona degradasi, sekaligus menjadi peluang pemulihan karier bagi pemain berusia 26 tahun itu.

Genoa resmi mengumumkan perekrutan gelandang serang Hamed Junior Traore dari Olympique Marseille, dengan skema pinjaman hingga akhir musim disertai opsi pembelian permanen. Langkah ini menjadi babak baru bagi pemain asal Pantai Gading yang pernah mencatatkan namanya di Serie A bersama Sassuolo.
Traore, yang memulai karier seniornya di Italia melalui akademi Empoli, kembali ke kompetisi yang membesarkan namanya setelah petualangan di Inggris bersama Bournemouth. Ia bergabung dengan The Cherries pada Januari 2023 dengan nilai transfer mencapai €25,6 juta, namun cedera dan persaingan ketat membuatnya kesulitan menembus skuad utama. Bournemouth kemudian meminjamkannya ke Napoli, Auxerre, dan Marseille, namun tak ada satu pun klub yang memutuskan untuk mempermanenkannya.
Kini, Genoa menjadi pelabuhan baru bagi pemain berusia 26 tahun itu. Klub asal Liguria tersebut dilaporkan membayar biaya pinjaman dan opsi pembelian dengan total sekitar €10 juta—angka yang jauh lebih rendah dari harga yang pernah dibayarkan Bournemouth. Traore sendiri mengaku antusias bisa kembali merumput di Italia. “Senang bisa kembali ke Italia dan saya berterima kasih kepada Genoa atas kesempatan ini. Saya berharap bisa membalas kepercayaan pelatih, rekan setim, dan para penggemar,” ujarnya dalam pernyataan resmi klub.
Bagi Genoa, perekrutan Traore menjadi suntikan kualitas di lini tengah yang selama ini kurang produktif dalam menciptakan peluang. Musim ini, Genoa berada di peringkat ke-12 klasemen Serie A, hanya enam poin di atas zona degradasi. Kehadiran pemain dengan pengalaman di Premier League dan Serie A diharapkan mampu menambah kreativitas dan daya gedor tim asuhan Alberto Gilardino.
Dari sisi Traore, kepindahan ini merupakan kesempatan emas untuk membangkitkan karier yang sempat meredup. Cedera dan minimnya menit bermain di Bournemouth serta masa peminjaman yang kurang impresif membuat nilai pasarnya turun drastis. Genoa, dengan lingkungan yang lebih tenang dan tekanan yang lebih rendah, bisa menjadi tempat ideal bagi Traore untuk kembali menemukan performa terbaiknya.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Traore menarik untuk diikuti karena menunjukkan bagaimana dinamika transfer pemain Afrika di Eropa kerap dipengaruhi oleh faktor cedera dan adaptasi. Selain itu, kembalinya Traore ke Italia juga mengingatkan pada jejak pemain Pantai Gading lain yang sukses di Serie A, seperti Yaya Touré (meski lebih banyak di Premier League) atau Gervinho. Genoa sendiri memiliki sejarah cukup baik dalam memulihkan karier pemain yang sempat terpuruk, seperti yang terjadi pada Mateo Retegui.
Ke depan, tantangan terbesar Traore adalah membuktikan bahwa ia masih layak diperhitungkan di level tertinggi. Jika mampu konsisten dan terhindar dari cedera, opsi pembelian sebesar €10 juta bisa menjadi investasi yang sangat menguntungkan bagi Genoa. Pertanyaannya, akankah Traore mampu memanfaatkan kesempatan kedua ini?



