Everton Siapkan Dana Besar untuk Rekrut Bintang Muda Manchester City
Baca dalam 60 detik
- Everton dikabarkan akan mengajukan tawaran untuk Rico Lewis, pemain serba bisa Manchester City berusia 21 tahun.
- Lewis, yang dijuluki 'luar biasa' oleh Pep Guardiola, bisa menjadi solusi jangka panjang di berbagai posisi.
- Kontrak Lewis hingga 2030 membuat City dalam posisi tawar kuat, namun Everton optimistis dengan proyek olahraga mereka.

Everton dikabarkan siap mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan Rico Lewis dari Manchester City. Bek serba bisa berusia 21 tahun itu dianggap sebagai jawaban atas kebutuhan taktis David Moyes di sisi kanan pertahanan, sekaligus investasi jangka panjang klub.
Menurut jurnalis Spanyol Christian Vaquero, Everton kini bergerak agresif untuk merekrut Lewis. Pemain timnas Inggris itu dikabarkan terbuka meninggalkan Etihad demi menit bermain reguler. Manchester City pun disebut bersedia bernegosiasi jika tawaran yang sesuai datang.
Lewis bukan sekadar bek kanan biasa. Di bawah asuhan Pep Guardiola, ia pernah dimainkan sebagai bek kiri, gelandang tengah, hingga full-back terbalik yang masuk ke lini tengah. Fleksibilitas ini membuat Guardiola menjulukinya "bakat besar" dan "luar biasa", bahkan membandingkannya dengan legenda Jerman Philipp Lahm.
Bagi Everton, kehadiran Lewis akan mengubah cara bermain tim. Moyes selama ini kesulitan menemukan bek kanan ideal yang bisa diandalkan dalam jangka panjang. Lewis tidak hanya mengisi posisi itu, tetapi juga memberi opsi taktis untuk mengubah formasi tanpa pergantian pemain. Kemampuannya membaca permainan, minim kehilangan bola, dan adaptasi cepat terhadap sistem berbeda membuatnya layak menjadi pilar masa depan.
Namun, tantangan terbesar adalah finansial. Lewis masih terikat kontrak hingga 2030, sehingga City berada dalam posisi tawar kuat. Status homegrown-nya semakin menaikkan harga. Everton harus menyiapkan paket transfer yang atraktif dan proyek olahraga yang meyakinkan untuk membujuk semua pihak.
Dalam konteks persaingan Premier League, perekrutan pemain seperti Lewis menjadi langkah strategis bagi klub di luar enam besar. Jika berhasil, Everton tidak hanya mendapatkan pemain berkualitas, tetapi juga aset yang nilainya bisa meningkat seiring waktu. Bagi klub-klub Indonesia yang mengikuti perkembangan sepak bola Eropa, saga transfer ini menarik untuk dicermati karena menunjukkan bagaimana klub dengan sumber daya terbatas bisa bersaing merebut talenta muda.
Pertanyaan besarnya: mampukah Everton menyusun tawaran yang tak bisa ditolak City? Ataukah Lewis akan tetap bersabar di bangku cadangan Etihad demi masa depan yang lebih cerah?



