Arsenal Siapkan Dana Besar demi Morgan Rogers: Target Utama di Sayap
Baca dalam 60 detik
- Arsenal dikabarkan akan mempercepat negosiasi untuk Morgan Rogers setelah menjadikannya prioritas utama di bursa transfer musim panas ini.
- Aston Villa membanderol Rogers di atas £100 juta, memaksa Arsenal harus memecahkan rekor transfer klub atau menyusun skema pembayaran bertahap.
- Kedatangan Rogers dinilai bisa mengurangi beban Bukayo Saka dan menambah opsi serangan Arsenal di empat kompetisi berbeda.

Arsenal dikabarkan akan menggenjot upaya mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa pada bursa transfer musim panas ini, setelah pemain berusia 23 tahun itu menjadi incaran utama di posisi sayap sepanjang jendela transfer. Laporan dari jurnalis transfer kenamaan Fabrizio Romano menyebutkan bahwa negosiasi dengan perwakilan pemain sudah memasuki tahap lanjut, dan kesepakatan ini sepenuhnya terpisah dari rencana Arsenal mendatangkan Christos Tzolis.
Rogers, yang musim lalu mencatatkan 14 gol dan 12 assist dalam 55 penampilan bersama Villa, dinilai sebagai profil ideal untuk sistem yang diterapkan Mikel Arteta. Kemampuannya bermain di berbagai posisi di lini depan—baik sebagai sayap kanan, kiri, gelandang serang, maupun penyerang tengah—memberikan fleksibilitas taktis yang langka. Selain itu, fisiknya yang kuat dan kreativitasnya dalam membawa bola membuatnya sulit dihentikan oleh lawan.
Namun, masalah finansial menjadi hambatan terbesar. Aston Villa tidak berniat melepas salah satu bintang termahalnya dengan harga murah. Klub asal Birmingham itu dikabarkan mematok banderol di atas £100 juta, angka yang akan memaksa Arsenal memecahkan rekor transfer mereka atau menyusun struktur pembayaran dengan bonus besar. Sporting director Andrea Berta sadar bahwa meyakinkan pemain hanyalah langkah awal; bernegosiasi dengan Villa adalah tantangan tersendiri.
Jika transfer ini terwujud, Rogers akan menjadi tambahan signifikan bagi kedalaman skuad Arsenal. Selama ini, tim asal London Utara terlalu bergantung pada Bukayo Saka untuk menciptakan peluang dari sisi sayap. Kehadiran Rogers diharapkan bisa mengurangi beban Saka dan memberikan opsi rotasi yang lebih baik di tengah jadwal padat yang meliputi Premier League, Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga. Arteta pun akan memiliki lebih banyak senjata untuk menghadapi berbagai tipe lawan.
Menurut Romano, Arsenal sudah mengagumi Rogers sejak akhir musim lalu. Laporan dari Sky Sports dan The Guardian sebelumnya juga secara konsisten menyebutnya sebagai target prioritas. Meski Villa enggan menjual, keyakinan di internal Arsenal semakin tumbuh. Romano menambahkan bahwa belum ada pembicaraan dengan winger PSG, Bradley Barcola, karena fokus penuh saat ini tertuju pada Rogers.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan Arsenal di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Klub-klub Premier League semakin agresif dalam merekrut pemain muda berbakat, dan hal ini bisa berdampak pada persaingan di liga yang juga disiarkan luas di Tanah Air. Jika Arsenal berhasil mendatangkan Rogers, mereka akan menjadi salah satu tim dengan lini serang paling dalam di Eropa, dan itu bisa menjadi sinyal bahwa ambisi mereka untuk kembali mendominasi Premier League sungguh-sungguh.
Pertanyaan besarnya kini: akankah Arsenal mampu memenuhi tuntutan finansial Villa, ataukah mereka akan mencari alternatif lain? Dengan jendela transfer yang masih panjang, keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah kebijakan transfer klub musim panas ini.



