Gerindra Dukung Koperasi Desa Kelola Tambang: Langkah Strategis Perkuat Ekonomi Rakyat
Baca dalam 60 detik
- Partai Gerindra menyatakan dukungan terhadap wacana koperasi, termasuk Koperasi Desa Merah Putih, untuk mengelola sumur minyak rakyat, perkebunan sawit, dan tambang mineral.
- Juru Bicara Gerindra Bahtra Banong menilai tidak ada larangan hukum dalam pengelolaan tersebut dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi di pedesaan.
- Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan koperasi kini bisa masuk ke sektor ekstraktif, dengan rencana peresmian pabrik CPO milik koperasi dalam waktu dekat.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra secara resmi menyambut baik wacana perluasan peran koperasi desa, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), untuk mengelola sumur minyak rakyat, perkebunan kelapa sawit, hingga tambang mineral. Langkah ini dinilai sebagai terobosan yang dapat memperkuat basis ekonomi masyarakat desa secara langsung.
Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menegaskan bahwa secara regulasi tidak ada hambatan bagi koperasi untuk terjun ke sektor ekstraktif. โKami mendengar bahwa itu diperbolehkan,โ ujarnya di kompleks parlemen, Kamis (16/7). Menurut Bahtra, izin tersebut justru menjadi peluang agar anggota koperasi merasakan manfaat langsung dari sumber daya alam di wilayahnya.
Wakil Ketua Komisi II DPR itu menambahkan, selama wacana ini tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, maka langkah tersebut sah dan perlu didukung. Ia berharap pengelolaan tambang dan sawit oleh koperasi mampu meningkatkan kesejahteraan pengurus dan anggota, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa setempat. โBagaimana meningkatkan kesejahteraan anggota dan para pengurusnya sehingga dampak langsung keberadaan koperasi ini terutama KDMP ini bisa dirasakan di masyarakat desa setempat,โ katanya.
Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7), Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengonfirmasi bahwa koperasi secara umum, tidak hanya KDMP, kini boleh mengelola sumur minyak rakyat dan tambang mineral. Ferry juga mengumumkan akan ada peresmian pabrik crude palm oil (CPO) yang dikelola koperasi dalam waktu dekat. โKoperasi sekarang untuk masuk ke berbagai sektor mengelola sumur minyak rakyat, koperasi sekarang sudah boleh mengelola tambang mineral,โ ujar Ferry.
Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam peran koperasi di Indonesia. Selama ini koperasi identik dengan kegiatan ekonomi skala kecil, namun dengan perluasan akses ke sektor tambang dan perkebunan, koperasi diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang lebih mandiri. Dukungan politik dari Gerindra pun menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan ini akan mendapat angin segar di parlemen.
Ke depan, implementasi kebijakan ini akan menjadi ujian bagi tata kelola koperasi. Pertanyaan mendasar adalah apakah koperasi desa memiliki kapasitas teknis dan manajerial untuk mengelola usaha ekstraktif yang kompleks? Jika berhasil, model ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain; jika gagal, risiko kerugian dan kerusakan lingkungan patut diantisipasi.



