WWE Gandeng ReelShort, Pegulat Beralih ke Layar Vertikal
Baca dalam 60 detik
- Drew McIntyre, Joe Hendry, dan Jacob Fatu akan membintangi serial mikro-drama vertikal garapan ReelShort yang mulai syuting bulan depan.
- Kolaborasi ini menandai pergeseran strategi WWE menjangkau audiens baru lewat konten vertikal, setelah sebelumnya sukses dengan film aksi.
- Fenomena pegulat WWE merambah Hollywood kian marak, mengikuti jejak Dwayne Johnson, John Cena, dan Dave Bautista.

WWE kembali melebarkan sayapnya ke industri hiburan dengan meluncurkan serial mikro-drama vertikal yang dibintangi sejumlah pegulat papan atas. Drew McIntyre, Joe Hendry, dan Jacob Fatu dipastikan menjadi pemeran utama dalam proyek terbaru hasil kerja sama dengan ReelShort, perusahaan konten vertikal asal Amerika Serikat.
Serial yang masih dalam tahap pra-produksi ini dijadwalkan memulai syuting pada bulan depan dan ditargetkan tayang pada akhir tahun. Kepala divisi konten orisinal dan pengembangan WWE, Ben Houser, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya menciptakan pengalaman bercerita baru bagi penggemar WWE sekaligus menjangkau audiens yang lebih luas melalui platform inovatif ReelShort. "Dengan menghadirkan para superstar WWE ke dalam dunia sinematik ReelShort, kami membangun jembatan antara olahraga hiburan dan konten digital yang sedang naik daun," ujarnya kepada The Hollywood Reporter.
Langkah ini menjadi bagian dari tren lebih besar di mana WWE semakin agresif mendorong pegulatnya ke industri film dan serial. McIntyre, yang sebelumnya sudah mencuri perhatian lewat perannya sebagai pembunuh bayaran dalam film The Killer's Game (2024), kini tengah sibuk dengan proyek Highlanderโsebuah reboot yang juga dibintangi Henry Cavill. Ia juga dikabarkan akan membintangi The Last Druid. Sementara itu, Joe Hendry dan Jacob Fatu masih tergolong baru di dunia akting, namun kehadiran mereka diharapkan memberikan warna baru.
Kepala pengembangan talenta dan bisnis ReelShort, Sammie Hao, menekankan bahwa kemitraan merek saat ini telah berevolusi melampaui sekadar penempatan produk. "Kami menciptakan ekosistem hiburan di mana merek, talenta, dan cerita bersatu membangun momen budaya yang ingin dibagikan dan diikuti audiens," jelasnya. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa WWE tidak hanya menjadi konten, tetapi juga bagian dari strategi pemasaran yang lebih terintegrasi.
Fenomena pegulat WWE yang sukses di Hollywood bukanlah hal baru. Dwayne Johnson, John Cena, dan Dave Bautista telah membuktikan bahwa transisi dari ring ke layar lebar bisa berbuah manis. Belum lama ini, Cody Rhodes dan Roman Reigns juga dikonfirmasi akan tampil dalam film Street Fighter live action sebagai Guile dan Akuma. Rhodes bahkan sudah merambah genre komedi lewat The Naked Gun, sementara Reigns dan CM Punk mengisi suara karakter Zebros di Zootropolis 2.
Di Indonesia, tren konten vertikal juga mulai mendapat tempat, terutama di kalangan generasi muda yang akrab dengan platform seperti TikTok dan Instagram Reels. Kolaborasi WWE dengan ReelShort bisa menjadi pintu masuk bagi industri hiburan Tanah Air untuk mengeksplorasi format serupa, menggabungkan olahraga, drama, dan teknologi digital. Pertanyaannya, apakah para pegulat Indonesia akan mengikuti jejak rekan-rekan mereka di WWE untuk merambah dunia akting vertikal?



