Sandara Park Gandeng Power Entertainment, Garap Ekspansi di Asia Tenggara
Baca dalam 60 detik
- Mantan personel 2NE1, Sandara Park, resmi bermitra dengan perusahaan hiburan asal Singapura, Power Entertainment, untuk proyek di Asia Tenggara.
- Kolaborasi ini lahir dari kesuksesan Waterbomb Singapore 2024 dan akan fokus pada lokalisasi konten agar lebih dekat dengan penggemar di tiap negara.
- Sandara kini beralih dari sekadar penyanyi menjadi pencipta lagu dan produser, dengan target memperluas jangkauan karier solonya di kawasan.

Penyanyi asal Korea Selatan, Sandara Park, mengumumkan kemitraan strategis dengan Power Entertainment, perusahaan hiburan berbasis di Singapura, untuk menggarap proyek-proyek di Asia Tenggara. Langkah ini menandai babak baru bagi artis berusia 41 tahun yang sebelumnya dikenal sebagai anggota grup legendaris 2NE1 dan idola di Filipina.
Dalam konferensi pers yang digelar Kamis (16/7), Sandara mengungkapkan bahwa dirinya telah banyak berubah sejak terakhir kali mengunjungi Singapura. Kini, ia tidak hanya tampil di atas panggung, tetapi juga aktif menulis lagu dan memproduksi album sendiri. โPekerjaan rumah terbesar saya adalah bagaimana menyampaikan pesan yang ingin saya sampaikan kepada penggemar melalui musik,โ ujarnya.
Power Entertainment sendiri dipimpin oleh David Yong, pengusaha Singapura yang dikenal lewat acara Netflix Super Rich In Korea. Yong juga menjabat sebagai CEO Evergreen Group Holdings dan saat ini tengah menghadapi tuntutan hukum terkait perusahaannya. Keduanya pertama kali bertemu saat festival Waterbomb Singapore 2024, di mana Sandara menjadi salah satu pengisi acara dan Yong bertindak sebagai koordinator festival.
Sandara menekankan pentingnya mitra lokal seperti Power Entertainment untuk mewujudkan visinya. โKarena pengalaman saya tumbuh di Filipina dan berkarier di Korea, saya bisa beradaptasi dengan berbagai budaya. Saya ingin menciptakan pengalaman yang lebih dekat dan empatik dengan penggemar lokal,โ katanya. Ia juga berencana bekerja sama dengan tiga mitra lain di kawasan lain, meski belum diumumkan.
Di sisi musik, Sandara baru saja merilis single terbaru berjudul Reprism yang berisi lagu Festival (Reprism Ver) dan Nail, keduanya ia ciptakan sendiri. Proses produksi mandiri ini diakuinya sebagai tantangan besar, namun juga paling memuaskan secara kreatif. โLagu-lagu dulu terasa seperti cerita orang lain. Sekarang saya aktif berpartisipasi,โ ujarnya.
Keberhasilan tur reuni 2NE1 baru-baru ini membuktikan bahwa Sandara masih memiliki daya tarik kuat. Namun, ia mengaku definisi suksesnya telah berubah drastis. โDulu peringkat lagu adalah segalanya. Sekarang, bisa terus aktif dan berkarya adalah hal yang paling berharga,โ tutupnya. Dengan kemitraan ini, akankah Sandara mampu merebut hati penggemar Indonesia dan Asia Tenggara secara lebih personal?



