Pirlo Kandidat Kuat Pelatih Timnas Italia, Maldini Beri Restu
Baca dalam 60 detik
- Paolo Maldini, direktur teknis FIGC, menunjuk Andrea Pirlo sebagai calon utama pelatih baru Italia.
- Presiden FIGC Giovanni Malagò dijadwalkan bertemu Pirlo untuk membahas visi kepelatihan, meski masih ada opsi Conte dan Mancini.
- Keputusan akhir ada di tangan Maldini, namun Malagò harus menyetujui sebelum penunjukan resmi.

Nama Andrea Pirlo kembali mencuat di bursa pelatih Timnas Italia. La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Paolo Maldini, direktur teknis Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), telah menetapkan mantan gelandang AC Milan itu sebagai kandidat utama untuk menukangi Gli Azzurri. Keputusan ini menandai babak baru dalam pencarian suksesor pelatih sebelumnya, setelah berbulan-bulan spekulasi mengarah pada Antonio Conte dan Roberto Mancini.
Menurut laporan tersebut, Maldini bersama penasihatnya, Leonardo, sepakat bahwa Pirlo adalah sosok yang tepat untuk membangun kembali skuad Italia. Namun, penunjukan ini tidak bisa dilakukan sepihak. Presiden FIGC Giovanni Malagò harus memberikan persetujuan akhir, dan ia dijadwalkan bertemu dengan Pirlo dalam waktu dekat—bahkan mungkin hari ini—untuk mendiskusikan gagasan serta visi kepelatihan sang mantan pemain Juventus.
Keputusan Maldini ini menarik karena Pirlo saat ini masih menangani United FC di Liga Pro Uni Emirat Arab. Meski demikian, reputasinya sebagai arsitek permainan di lapangan dan pengalamannya menangani Juventus serta Sampdoria di Serie A membuatnya dianggap layak. Di sisi lain, nama Conte dan Mancini belum sepenuhnya dikesampingkan. Gazzetta menyebut Mancini masih disukai Malagò, namun wewenang teknis ada di tangan Maldini.
Bagi pengamat sepak bola, langkah ini menunjukkan perubahan arah FIGC yang lebih mengedepankan sentuhan teknis ketimbang popularitas. Pirlo, yang dikenal dengan visi bermainnya, diharapkan mampu membawa filosofi baru ke tim nasional Italia. Namun, tantangan besar menanti: membangun kembali kepercayaan diri setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2022.
Di Indonesia, perkembangan ini menarik perhatian karena banyak penggemar Serie A yang mengidolakan Pirlo. Jika resmi ditunjuk, ia akan menjadi pelatih berlabel bintang yang bisa menginspirasi regenerasi pemain Italia. Namun, publik juga bertanya-tanya apakah pengalaman Pirlo di level klub cukup untuk menangani tekanan tim nasional.
Pertemuan antara Malagò dan Pirlo akan menjadi penentu. Jika keduanya sepakat, bukan tidak mungkin pengumuman resmi akan segera menyusul. Namun, jika negosiasi buntu, opsi Conte atau Mancini bisa kembali mengemuka. Satu hal yang pasti, kursi pelatih Italia masih panas dan keputusan akhir ada di tangan Maldini.



