Pygmy Hippo Moo Deng Ramal Final Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris
Baca dalam 60 detik
- Hippo kerdil Moo Deng memilih Prancis dan Inggris sebagai finalis Piala Dunia 2026 lewat aksi memakan semangka bertanda bendera di Kebun Binatang Khao Kheow, Thailand.
- Aktivitas ini merupakan bagian dari program pengayaan satwa untuk mengurangi stres dan mendorong perilaku alami, bukan sekadar hiburan pengunjung.
- Ramalan tersebut tidak dimaksudkan mendorong perjudian, melainkan untuk mempromosikan konservasi dan menarik minat publik terhadap Piala Dunia.

Moo Deng, seekor kuda nil kerdil berusia dua tahun di Kebun Binatang Terbuka Khao Kheow, Thailand, memprediksi bahwa Prancis dan Inggris akan bertemu di final Piala Dunia 2026. Ramalan ini disampaikan melalui aksi memakan irisan semangka yang masing-masing ditancapi bendera mini keempat semifinalis, Selasa (15/7).
Acara yang digelar di kandang Moo Deng di distrik Si Racha, Chonburi, itu menarik perhatian puluhan pengunjung dan penggemar sepak bola. Dalam sesi pertama, Moo Deng langsung mendekati semangka bertanda bendera Prancis, mengabaikan Spanyol. Pada sesi kedua, ia memilih Inggris ketimbang Argentina. Direktur kebun binatang Narongwit Chodchoi dan pawang yang akrab disapa Benz menyiapkan buah tersebut dengan mengukir nama tim dan memasang bendera mini di kulit semangka.
Meski terkesan main-main, kegiatan ini memiliki tujuan serius. Narongwit menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari program pengayaan satwa (animal enrichment) yang rutin dilakukan. โKami menggunakan makanan dan stimulasi lain untuk mendorong hewan bergerak, berolahraga, dan menunjukkan perilaku alami. Ini membantu mengurangi stres dan memastikan porsi makan sesuai kebutuhan nutrisi,โ ujarnya, seperti dikutip The Nation.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, ramalan Moo Deng mungkin mengingatkan pada fenomena Paul si Gurita yang meramal hasil Piala Dunia 2010. Namun, berbeda dengan Paul yang menggunakan kotak makanan, Moo Deng memanfaatkan semangka sebagai media. Kebun binatang menekankan bahwa acara ini tidak dimaksudkan untuk mendorong perjudian, melainkan untuk menciptakan suasana menyenangkan dan mempromosikan organisasi.
Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada masih dua tahun lagi. Namun, ramalan seperti ini menjadi pengingat bahwa sepak bola mampu menyatukan berbagai elemen, termasuk dunia satwa. Pertanyaannya, akankah Moo Deng setajam Paul si Gurita? Atau justru ramalannya meleset seperti banyak prediksi hewan lainnya? Publik tinggal menunggu hasil pertandingan sesungguhnya.



