Kesepakatan Batal, Atalanta Kunci Ederson dengan Kontrak Baru
Baca dalam 60 detik
- Manchester United membatalkan transfer Ederson setelah tes medis menunjukkan masalah lutut, membuat Atalanta terkejut.
- Gelandang Brasil itu kini akan menandatangani perpanjangan kontrak di Bergamo, mengingat masa baktinya hanya tersisa hingga akhir musim.
- Keputusan ini mengamankan aset berharga Atalanta yang telah berkontribusi pada gelar Europa League dan dua final Coppa Italia.

Atalanta dipaksa memutar haluan setelah Manchester United secara mendadak membatalkan transfer gelandang Ederson, yang sebelumnya sudah disepakati senilai โฌ45 juta termasuk bonus. Klub Serie A itu kini bergerak cepat mengamankan masa depan pemain Brasil berusia 27 tahun tersebut dengan menawarkan kontrak baru.
Kesepakatan antara kedua klub sejatinya telah rampung pada bulan lalu, namun penyelesaian transfer harus menunggu hingga Ederson menyelesaikan tugasnya membela Brasil di Piala Dunia 2026. Setelah turnamen usai, Manchester United meminta pemain tersebut menjalani serangkaian tes medis intensif. Hasilnya, klub Premier League itu menarik diri dengan alasan ditemukan masalah signifikan pada lutut Ederson.
โKami terkejut,โ ujar direktur olahraga Atalanta, Cristiano Giuntoli, dalam konferensi pers. โDia senang bertahan, dan kami sedang mengupayakan kontrak baru.โ Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi bahwa Ederson mungkin akan hengkang pada Januari mendatang mengingat kontraknya hanya tersisa hingga akhir musim.
Keputusan Manchester United mundur dari kesepakatan menjadi kejutan besar bagi Atalanta, yang sudah merencanakan kepergian Ederson. Namun, situasi ini justru memberi keuntungan bagi klub asal Bergamo tersebut. Dengan harga beli yang relatif murahโโฌ22,9 juta dari Salernitana pada 2022โEderson telah menjadi aset berharga. Ia mencatatkan 16 gol dan 6 assist dalam 180 pertandingan kompetitif, serta berperan penting dalam membawa Atalanta meraih trofi Liga Europa dan dua kali mencapai final Coppa Italia.
Bagi Atalanta, mempertahankan Ederson menjadi prioritas mengingat perannya sebagai gelandang serba bisa yang mampu bermain sebagai box-to-box maupun gelandang bertahan. Kehilangan dirinya secara gratis pada akhir musim akan menjadi pukulan telak, terutama setelah kepergian pemain kunci lainnya dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kontrak baru, Atalanta tidak hanya mengamankan aset tetapi juga memberikan stabilitas di lini tengah.
Dari sisi Ederson, keputusan untuk bertahan menunjukkan loyalitas dan kepercayaan terhadap proyek Atalanta. Meski sempat di ambang pindah ke Manchester United, ia kini mendapat jaminan menit bermain dan peran sentral. Situasi ini juga menguntungkan bagi pelatih Gian Piero Gasperini, yang dapat terus mengandalkan pengalaman Ederson di kompetisi domestik dan Eropa.
Ke depan, pertanyaan yang muncul adalah apakah Atalanta akan tetap aktif di bursa transfer Januari untuk memperkuat skuad, atau justru fokus mempertahankan pemain bintangnya. Dengan kontrak baru Ederson, setidaknya satu masalah besar telah terselesaikan.



