Josh Kerr Siap Pecahkan Rekor Mil di London: Duel dengan Wanyonyi dan Nuguse
Baca dalam 60 detik
- Josh Kerr akan mencoba memecahkan rekor dunia mil pada ajang Diamond League di London Stadium, Sabtu ini.
- Atlet Skotlandia itu akan bersaing dengan Yared Nuguse, Hobbs Kessler, dan Nathan Green di Emsley Carr Mile.
- Kehadiran Emmanuel Wanyonyi, pemecah rekor 1.000 meter, menambah daya tarik lomba 800 meter putra.

Josh Kerr, peraih medali perak Olimpiade dan dua kali juara dunia lari jarak menengah, mengonfirmasi ambisinya untuk memecahkan rekor dunia mil pada ajang Diamond League di London Stadium, Sabtu (20/7). Atlet Skotlandia berusia 28 tahun itu akan menjadi salah satu bintang dalam lomba Emsley Carr Mile, yang selalu menyedot perhatian pecinta atletik global.
Kerr tidak sendirian. Ia akan ditemani oleh Neil Gourley, pemegang rekor mil dalam ruangan Eropa dan perak dunia 2025, serta tiga pelari Amerika Serikat: Yared Nuguse (perunggu Olimpiade Paris), Hobbs Kessler, dan Nathan Green. Persaingan di nomor mil diprediksi berlangsung sengit, mengingat catatan waktu masing-masing atlet yang terus membaik musim ini.
Di nomor 800 meter putra, Jake Wightman—perak dunia 1500 meter tahun lalu—akan turun dalam salah satu line-up terkuat dalam beberapa tahun terakhir. Ia akan berhadapan dengan Emmanuel Wanyonyi dari Kenya, yang baru saja memecahkan rekor dunia 1.000 meter di Monaco pada Jumat (19/7) dengan waktu 2 menit 11,96 detik. Wanyonyi, yang juga juara Olimpiade dan dunia 800 meter, menjadi ancaman serius bagi Wightman dan pelari lainnya.
Di nomor 800 meter putri, juara Olimpiade Keely Hodgkinson akan menjadi pusat perhatian. Ia akan ditemani oleh perak dunia Georgia Hunter Bell dan Femke Broeders-Bol dari Belanda, yang naik kelas dari 400 meter gawang. Bol, yang telah mengoleksi banyak medali Olimpiade dan dunia, menjadi ujian berat bagi dominasi Hodgkinson di jarak menengah.
Sementara itu, Julien Alfred dari Saint Lucia akan mempertahankan gelar 200 meter putri di London. Ia datang dengan modal luar biasa setelah mencatat waktu 21,86 detik di Monaco—tercepat ketiga dalam sejarah dan rekor dunia musim ini. Alfred akan berhadapan dengan Gabby Thomas (AS) serta trio Inggris: Dina Asher-Smith, Amy Hunt, dan Success Eduan, yang baru saja menjadi juara nasional Inggris.
Bagi penggemar atletik Indonesia, ajang ini memberikan gambaran tentang standar elite dunia yang bisa menjadi tolok ukur bagi atlet Tanah Air. Dengan persiapan yang matang, bukan tidak mungkin pelari Indonesia seperti Lalu Muhammad Zohri atau Alvin Tehupeiory bisa bersaing di level ini di masa depan. Federasi Atletik Indonesia (PASI) dapat mempelajari strategi pelatihan dan teknologi yang digunakan atlet-atlet top, seperti penggunaan speed suits dan altitude rooms yang diadopsi Kerr untuk meningkatkan performa.
Pertanyaannya, akankah Kerr mampu memecahkan rekor mil yang saat ini dipegang oleh Hicham El Guerrouj (3:43.13) sejak 1999? Atau justru Wanyonyi yang akan mencuri perhatian dengan penampilan gemilangnya di nomor 800 meter? London Stadium akan menjadi saksi pertarungan sengit para pelari terbaik dunia.



