Paulo Dybala Tetap di Roma: Gaji Dipangkas Demi Perpanjang Kontrak
Baca dalam 60 detik
- Paulo Dybala resmi meneken perpanjangan kontrak di AS Roma hingga akhir musim 2026-2027.
- Pemain asal Argentina itu rela menerima pemotongan gaji signifikan, dari โฌ8 juta menjadi di bawah โฌ3 juta per musim.
- Kontrak baru berdurasi satu tahun tanpa opsi perpanjangan, menunjukkan komitmen Dybala di tengah situasi finansial klub.

Paulo Dybala akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kariernya di AS Roma setelah menandatangani perpanjangan kontrak hingga Juni 2027. Keputusan ini mengakhiri spekulasi masa depan pemain berjuluk La Joya yang sempat menjadi agen bebas selama dua pekan pertama Juli setelah kontrak lamanya habis pada 30 Juni lalu.
Dalam pengumuman resmi yang dirilis Senin (29/7), Roma menyebut Dybala telah meneken kontrak baru berdurasi satu tahun tanpa opsi perpanjangan. Yang menarik, pemain berusia 32 tahun itu setuju menerima pemotongan gaji drastis. Menurut pakar transfer Gianluca Di Marzio, gaji pokok Dybala kini berada di bawah โฌ3 juta per musim, belum termasuk bonus. Padahal, musim lalu ia menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Roma dengan penghasilan bersih mencapai โฌ8 juta.
Keputusan Dybala menerima pemotongan gaji mencerminkan realitas finansial klub Serie A yang masih berjuang mematuhi regulasi Financial Fair Play. Roma, yang musim lalu gagal lolos ke Liga Champions, perlu menekan pengeluaran. Dybala, yang sebelumnya dikaitkan dengan klub-klub Arab Saudi dan Premier League, memilih setia dengan imbalan peran sentral di tim. โSejak tiba di ibu kota pada musim panas 2022, Dybala langsung membakar semangat para penggemar Giallorossi,โ demikian pernyataan klub.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Dybala menjadi contoh bagaimana pemain bintang bisa beradaptasi dengan kondisi klub tanpa harus hengkang. Di tengah maraknya pemain top pindah ke liga dengan gaji lebih tinggi, keputusan Dybala justru memperkuat ikatan emosional dengan suporter. Ini juga menjadi pelajaran bagi klub-klub Asia, termasuk Indonesia, bahwa mempertahankan pemain kunci tidak selalu harus dengan gaji selangit.
Dengan kontrak baru ini, Dybala diharapkan tetap menjadi motor serangan Roma di bawah asuhan Daniele De Rossi. Pertanyaan selanjutnya: mampukah ia membawa Roma kembali ke papan atas Serie A dan bersaing di Eropa? Ataukah ini hanya perpanjangan sementara sebelum akhirnya hengkang pada 2027?



