Soliditas TNI-Polri Diuji: Kapolri Temui Panglima TNI, Perintahkan Jajaran Perkuat Sinergi
Baca dalam 60 detik
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran tinggi Polri bertemu Panglima TNI Jenderal Agus Subianto di Mabes TNI, Cilangkap, Senin (13/7).
- Pertemuan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sinergi kedua institusi di tengah upaya pihak tertentu yang disebut ingin memecah belah.
- Sigit memerintahkan seluruh Kapolda dan Kapolres untuk menjaga soliditas TNI-Polri demi mengawal program pemerintah dan menjaga keutuhan NKRI.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran petinggi Polri mendatangi Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, pada Senin (13/7) untuk bertemu Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan para kepala staf angkatan. Langkah ini diambil sebagai respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan sinergi dan soliditas antara TNI dan Polri semakin kokoh di tengah berbagai tantangan kebangsaan.
Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup namun penuh kehangatan itu, Sigit menegaskan bahwa soliditas kedua lembaga merupakan prasyarat utama bagi kelancaran program-program strategis pemerintah. "Kunci utama agar negara bisa menjalankan kebijakan presiden adalah TNI dan Polri yang solid. Tanpa itu, sulit membayangkan pembangunan bisa berjalan optimal," ujarnya di hadapan para pejabat tinggi TNI.
Sigit tidak menampik bahwa saat ini ada pihak-pihak yang terus berupaya merusak hubungan harmonis antara institusi bercorak hijau dan biru tersebut. Ia menginstruksikan agar setiap indikasi perpecahan segera dikomunikasikan secara terbuka melalui jalur resmi. "Jika ada hal yang berpotensi memecah belah, silakan langsung sampaikan kepada pejabat utama. Kami terbuka untuk membahasnya," tegasnya.
Kedatangan Sigit disambut langsung oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subianto yang didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Mohammad Tonny Harjono, serta Kepala Staf Umum TNI Letjen Richard Tampubolon. Kehadiran para petinggi ini menandakan betapa pentingnya agenda soliditas bagi kedua institusi.
Dalam sambutannya, Sigit menekankan bahwa perintah serupa telah ia turunkan ke seluruh jajaran Polri, mulai dari Kapolda hingga Kapolres di daerah. "Kami sudah perintahkan kepada para Kapolda dan Kapolres untuk menindaklanjuti arahan Bapak Panglima, menjaga sinergitas dan soliditas sehingga NKRI ini bisa kita jaga bersama. Seluruh program Bapak Presiden harus kita kawal menuju Indonesia Maju," tandasnya.
Pertemuan ini terjadi di tengah dinamika politik dan keamanan yang memerlukan koordinasi erat antara TNI dan Polri. Beberapa pengamat menilai bahwa sinergi kedua lembaga menjadi krusial, terutama dalam menghadapi potensi gangguan keamanan dan pelaksanaan agenda nasional seperti pemilu dan pembangunan infrastruktur. Langkah Sigit menemui langsung Panglima TNI dinilai sebagai bentuk komitmen nyata untuk menjaga hubungan institusional yang selama ini terjalin.
Ke depan, tantangan terbesar adalah bagaimana menjaga soliditas ini tetap terawat di tingkat operasional, terutama di daerah-daerah yang rawan gesekan. Pertanyaan yang mengemuka: akankah instruksi dari pusat ini mampu membendung kepentingan sektoral yang kerap muncul di lapangan? Hanya waktu yang akan membuktikan sejauh mana sinergi TNI-Polri mampu bertahan dalam ujian.



