Leeds Buru Remaja PSG Berjuluk 'Mbappe Baru': Mimpi Eropa di Elland Road
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan membuka negosiasi dengan PSG untuk merekrut Ibrahim Mbaye, pemain sayap 18 tahun yang disebut sebagai 'Mbappe baru'.
- Kedatangan Mbaye diyakini akan menjadi pelengkap lini serang Leeds yang baru saja diperkuat Harry Wilson secara gratis dari Fulham.
- Jika bergabung, duet Mbaye-Wilson diharapkan mampu membawa Leeds bersaing menembus zona Eropa musim 2026/27.

Leeds United tak hanya puas dengan satu gebrakan di bursa transfer musim panas ini. Setelah mengamankan jasa Harry Wilson secara gratis, klub asal Yorkshire itu kini dikabarkan mengincar remaja PSG, Ibrahim Mbaye, yang oleh media dijuluki sebagai 'Mbappe baru'. Langkah ini menjadi sinyal ambisi Leeds untuk tidak sekadar bertahan di Premier League, melainkan menembus papan atas dan kembali ke kompetisi Eropa.
Menurut laporan TEAMtalk, Leeds telah memulai pembicaraan dengan raksasa Prancis tersebut untuk memboyong pemain sayap berusia 18 tahun itu. Mbaye disebut diizinkan hengkang musim panas ini demi mendapatkan menit bermain yang lebih banyak. Namun, persaingan tak akan mudah: setidaknya enam klub Inggris lainnya juga memantau situasi pemain internasional Senegal tersebut.
Kedatangan Mbaye akan menjadi suntikan segar bagi lini serang Leeds yang musim lalu hanya mengandalkan beberapa nama senior. Statistiknya di Ligue 1 musim 2025/26 menunjukkan potensi besar: ia mencatatkan 1,9 dribel sukses per 90 menit, angka yang menempatkannya di 15 persen teratas penyerang di lima liga top Eropa. Tak hanya itu, ia juga menciptakan 1,8 peluang per 90 menitโkombinasi yang membuatnya ideal sebagai mitra Wilson di sisi sayap.
Wilson sendiri baru saja bergabung dengan status bebas transfer setelah meninggalkan Fulham. Musim lalu, pemain asal Wales itu mengemas 17 kontribusi gol (gol plus assist), lebih tinggi dari pemain Leeds mana pun. Kemampuannya dalam menciptakan peluang dan akurasi umpan silang diprediksi akan semakin mematikan jika dikombinasikan dengan kecepatan dan kelincahan Mbaye. Leeds tercatat sebagai tim ketiga terproduktif dalam gol dari situasi bola mati musim lalu (22 gol), dan Wilson diyakini akan menambah variasi serangan mereka.
Kombinasi Wilson yang matang dan Mbaye yang masih muda bisa menjadi fondasi serangan Leeds untuk bertahun-tahun. Pelatih Daniel Farke, yang sukses membawa Leeds bertahan di Premier League musim lalu, kini dituntut membawa tim ke level berikutnya. Target lolos ke Eropa bukan lagi sekadar mimpi, terutama jika skuat diisi pemain-pemain kreatif seperti Wilson dan potensi liar Mbaye.
Namun, tantangan tetap ada. Persaingan dengan klub-klub Inggris lain yang juga mengincar Mbaye akan menguji daya tarik proyek Leeds. Selain itu, harga yang diminta PSG belum diketahui, meski klub Prancis itu biasanya bersedia melepas pemain mudanya dengan klausul buy-back atau persentase penjualan di masa depan. Jika Leeds berhasil mengamankan tanda tangan Mbaye, Elland Road akan memiliki duet sayap yang patut ditakutiโdan mungkin menjadi kunci ambisi Eropa mereka.



