Yamamoto Kebobolan Enam Run, Batal Tampil di All-Star Game
Baca dalam 60 detik
- Pitcher Dodgers Yoshinobu Yamamoto mencatat kekalahan terburuk musim ini setelah kebobolan enam run dalam enam inning saat dikalahkan Diamondbacks 9-2.
- Manajer Dave Roberts mengonfirmasi Yamamoto tidak akan menjadi pitcher dalam All-Star Game 2026 di Philadelphia karena jadwal rotasi.
- Yamamoto tetap akan hadir di All-Star Game sebagai penonton, sementara rekan senegaranya Masataka Yoshida dan Seiya Suzuki tampil gemilang.

Pitcher andalan Los Angeles Dodgers, Yoshinobu Yamamoto, harus menelan kekalahan pahit setelah kebobolan enam run dalam enam inning saat timnya dihancurkan Arizona Diamondbacks 9-2 di Dodger Stadium, Sabtu (12/7). Lebih mengecewakan lagi, manajer Dave Roberts memastikan Yamamoto tidak akan turun sebagai pitcher dalam All-Star Game 2026 yang digelar Selasa mendatang di Philadelphia.
Yamamoto (9-6) mencatat jumlah run terbanyak yang pernah ia berikan musim ini, dengan lima hit dan empat walk dalam 103 lemparan. Ia kebobolan run pertama pada inning keempat akibat groundball dengan pelari di sudut, sebelum mengalami inning keenam yang menghancurkan. Dengan dua pelari di base dan satu out, Yamamoto memberikan run kedua melalui sacrifice fly, lalu Tim Tawa memukul double RBI, dan James McCann menghancurkan dengan home run tiga run—semua dari sinker Yamamoto—membawa Diamondbacks unggul 6-0.
Kekalahan ini mengakhiri rentetan lima start berkualitas berturut-turut Yamamoto. Sebagai MVP Seri Dunia tahun lalu, ia menutup paruh pertama musim dengan ERA 2,85 dari 17 start, 13 di antaranya berkualitas. “Secara keseluruhan tidak terlalu buruk,” kata Yamamoto. “Saya berjalan pada batter pertama di inning keenam dan itu menyebabkan run. Masih ada setengah musim lagi, saya akan bekerja keras memberikan yang terbaik.”
Keputusan untuk tidak menurunkan Yamamoto di All-Star Game bukanlah hal baru. Tahun lalu, ia juga absen karena alasan rotasi. “Akan lebih baik jika saya bisa pitch, tetapi itu tidak mungkin mengingat jadwal,” ujar Yamamoto, yang tetap akan terbang ke Philadelphia. “Saya menantikan untuk menikmati atmosfernya.”
Bagi penggemar bisbol di Indonesia, berita ini mengingatkan pada pentingnya manajemen beban kerja atlet di liga profesional. Yamamoto, yang baru musim keduanya di MLB, telah menjadi sorotan karena kontrak besarnya dan ekspektasi tinggi. Absennya ia dari All-Star Game mungkin mengecewakan, tetapi langkah ini menunjukkan prioritas Dodgers pada performa jangka panjang.
Sementara itu, rekan senegaranya Yamamoto, Masataka Yoshida, mencatat home run dua run—homernya yang ketiga musim ini—saat Boston Red Sox menutup New York Mets 4-0 untuk kemenangan kedelapan beruntun. Seiya Suzuki juga menyumbang single RBI saat Chicago Cubs membalikkan keadaan mengalahkan Cincinnati Reds 5-3. Performa gemilang para pemain Jepang ini menegaskan dominasi mereka di MLB, meskipun Yamamoto harus menelan pil pahit.
Ke depan, tantangan Yamamoto adalah mempertahankan konsistensi di paruh kedua musim. Bisakah ia bangkit kembali dan membawa Dodgers ke postseason? Ataukah tekanan sebagai ace justru akan menghambat performanya? Publik bisbol Indonesia tentu akan terus memantau perjalanan pitcher asal Jepang ini.



