MCA Diprediksi Raih Delapan Kursi di Johor, Unggul di Empat Wilayah Baru
Baca dalam 60 detik
- Hasil hitung cepat menunjukkan MCA unggul di delapan kursi DPRD Johor, termasuk empat kursi baru yang sebelumnya dikuasai lawan.
- Partai komponen Barisan Nasional itu dipastikan mempertahankan empat kursi inkumben di Yong Peng, Paloh, Bekok, dan Pekan Nanas.
- Jika hasil resmi KPU Malaysia mengonfirmasi data ini, MCA akan menggandakan perolehan kursinya dari empat menjadi delapan.

Partai Gerakan Rakyat Malaysia (MCA) diprediksi mencatatkan perolehan terbaik dalam pemilihan umum negara bagian Johor, Sabtu (11/7). Berdasarkan hasil hitung cepat yang beredar, partai berlambang kapal layar itu unggul di delapan kursi Dewan Undangan Negeri (DUN), meningkat signifikan dibandingkan perolehan sebelumnya yang hanya empat kursi.
Empat kursi yang sudah dipastikan aman adalah Yong Peng, Paloh, Bekok, dan Pekan Nanas โ seluruhnya merupakan kursi inkumben yang dipertahankan MCA. Sementara itu, keunggulan sementara juga terlihat di empat daerah pemilihan lain: Tangkak, Johor Jaya, Layang-Layang, dan Jementah. Di wilayah-wilayah tersebut, MCA dilaporkan unggul atas lawan-lawannya, termasuk Pakatan Harapan (PH), koalisi oposisi utama Malaysia.
Kinerja MCA ini menjadi sorotan karena partai tersebut sempat terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Pada Pemilu 2018, MCA hanya mampu memenangkan satu kursi parlemen dan beberapa kursi DUN. Kini, di bawah koalisi Barisan Nasional (BN) yang kembali berkuasa, MCA menunjukkan kebangkitan elektoral. Analis politik Universitas Malaya, Profesor Awang Azman Awang Pawi, menilai kenaikan ini tidak terlepas dari strategi kampanye yang fokus pada isu ekonomi lokal dan pelayanan konstituen. "MCA berhasil memanfaatkan sentimen pemilih Tionghoa yang mulai kembali ke BN setelah dua periode merasakan pemerintahan PH," ujarnya.
Bagi Indonesia, dinamika politik di Johor menarik dicermati karena negara bagian ini berbatasan langsung dengan Kepulauan Riau. Stabilitas politik di Johor berpengaruh pada kelancaran perdagangan dan investasi lintas batas, terutama di sektor manufaktur dan pariwisata. Jika MCA benar-benar memperkuat posisinya, kebijakan pro-bisnis yang selama ini diusung partai tersebut berpotensi mempercepat integrasi ekonomi Johor-Singapura, yang juga berdampak pada rantai pasok Indonesia.
Komisi Pemilihan Umum Malaysia dijadwalkan mengumumkan hasil resmi pada malam hari ini. Meski hitung cepat kerap akurat, sejumlah pengamat mengingatkan agar tidak terburu-buru menyimpulkan. "Kita tunggu pengumuman resmi. Namun jika data ini benar, ini adalah sinyal bahwa MCA belum habis sebagai kekuatan politik di Malaysia," kata Direktur Eksekutif Institut Kajian Demokrasi Malaysia, M. Rizal.



