Anne Hathaway Puji Tom Holland sebagai Anak Idaman di Film The Odyssey
Baca dalam 60 detik
- Anne Hathaway menyebut Tom Holland sebagai 'anak idaman' setelah beradu peran dalam film epik The Odyssey garapan Christopher Nolan.
- Aktris berusia 43 tahun itu berharap anak-anaknya kelak tumbuh seperti Tom Holland yang dinilai sopan dan berbakat.
- Meski mengagumi Tom, Hathaway tetap melarang anak-anaknya berkarier di usia dini, menekankan pentingnya pendidikan.

Anne Hathaway, aktris pemenang Oscar, secara terbuka memuji Tom Holland sebagai 'anak idaman' setelah mereka bekerja sama dalam film epik terbaru Christopher Nolan, The Odyssey. Dalam wawancara bersama CTV's e-talk, Hathaway yang berperan sebagai Penelope—ibu dari karakter Telemachus yang diperankan Holland—mengaku sangat terkesan dengan sikap dan profesionalisme aktor 30 tahun tersebut.
“Sebagai seorang ibu di kehidupan nyata, saya sangat berharap semua anak saya tumbuh menjadi pribadi yang luar biasa seperti anak saya di layar,” ujar Hathaway, yang memiliki dua putra, Jonathan (10) dan Jack (6), serta sedang mengandung anak ketiga bersama suaminya, Adam Shulman. Ia menambahkan, “Tom benar-benar seperti anak idaman. Itulah kunci dari segalanya. Kami memiliki naskah yang luar biasa dan aktor-aktor brilian.”
Pujian tersebut sontak membuat Holland hampir menyemburkan minumannya karena tertawa. Hathaway kemudian menambahkan, “Tapi sungguh, saya sangat menyukai Tom.” Kedekatan mereka, bersama Matt Damon yang memerankan suami Hathaway (Odysseus), disebut lahir dari keinginan bersama untuk tidak mengecewakan sutradara mereka, Christopher Nolan. “Saya rasa tak satu pun dari kami ingin mengecewakan Chris. Jadi kami semua memfokuskan kekuatan dan semangat tertinggi untuk menjadi aktor yang layak berada dalam film Nolan,” jelas Hathaway.
Di balik kekagumannya pada Holland, Hathaway memiliki pandangan tegas soal karier anak-anaknya. Dalam wawancara dengan WSJ Magazine pada Maret 2022, ia mengaku akan mengikuti jejak orang tuanya yang tidak mendorongnya menjadi aktor profesional terlalu dini. “Saya akan sangat mendorong mereka untuk belajar, pergi ke kelas, dan membaca. Tapi saya akan sangat tidak menyarankan mereka memulai terlalu muda. Saya pikir mereka akan berada dalam posisi untuk bisa kuliah dan menentukan sendiri arah masa depan mereka,” kata Hathaway.
Sikap Hathaway ini relevan dengan diskusi di Indonesia tentang pekerja anak di industri hiburan. Meskipun banyak artis cilik sukses, tekanan mental dan risiko eksploitasi kerap menjadi perhatian. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) beberapa kali mengingatkan pentingnya pendidikan formal bagi anak-anak yang berkarier di usia dini. Pandangan Hathaway sejalan dengan prinsip bahwa masa kecil adalah waktu yang tak tergantikan, dan profesi bisa dikejar setelah dewasa.
Kolaborasi Hathaway-Holland dalam The Odyssey menjadi salah satu proyek paling dinanti tahun depan. Dengan deretan bintang seperti Matt Damon, Zendaya, dan Robert Pattinson, film ini diharapkan menjadi tontonan epik yang tak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh dinamika keluarga—seperti yang tercermin dari hubungan ibu-anak di layar antara Hathaway dan Holland. Pertanyaan besarnya, akankah chemistry mereka mampu menghidupkan kisah klasik Homer dengan cara yang segar dan relevan bagi penonton modern?



