Crystal Palace Ikut Berebut Gelandang Southampton Shea Charles, Siapkan Dana Rp500 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace bergabung dalam perburuan gelandang bertahan Southampton, Shea Charles, yang juga diincar Leeds United dan Fulham.
- Southampton diperkirakan mematok harga sekitar £25 juta atau setara Rp500 miliar untuk pemain berusia 22 tahun asal Irlandia Utara tersebut.
- Kehadiran Charles diproyeksikan sebagai suksesor jangka panjang Adam Wharton yang santer dikaitkan dengan Liverpool.

Crystal Palace resmi memasuki persaingan mendapatkan gelandang bertahan Southampton, Shea Charles, dalam upaya membajak target utama Leeds United di bursa transfer musim panas ini. Klub asal London selatan itu mulai agresif setelah sukses mendatangkan Oscar Mingueza secara gratis, dan kini mengincar pemain berusia 22 tahun yang dinilai memiliki potensi besar untuk mengisi lini tengah jangka panjang.
Menurut laporan Sky Sports, Crystal Palace bergabung dengan Fulham dan Leeds United dalam perburuan gelandang internasional Irlandia Utara tersebut. Leeds sendiri telah dua kali mengajukan tawaran yang ditolak Southampton. Meski demikian, Palace dan Fulham belum memulai negosiasi resmi, sehingga Leeds masih dianggap sebagai kandidat terdepan.
Shea Charles, yang telah mengoleksi 35 caps bersama timnas Irlandia Utara, dikenal sebagai gelandang bertahan murni dengan kemampuan fisik dan teknis di atas rata-rata. Musim lalu di Championship, ia mencatat rata-rata 2,1 tekel per 90 menit—tertinggi kedua di skuad Southampton—serta 5,7 recovery per 90 menit yang menempatkannya di posisi teratas. Scout Ben Mattinson bahkan menjulukinya sebagai gelandang bertahan yang "ultra-komplet" dengan positioning defensif yang langka untuk seusianya.
Keputusan Palace untuk mengejar Charles muncul di tengah ketidakpastian masa depan Adam Wharton, yang dikaitkan dengan Liverpool. Meski Daichi Kamada baru saja memperpanjang kontrak satu tahun, manajemen Palace dinilai tetap membutuhkan tambahan amunisi di lini tengah. Charles diproyeksikan sebagai suksesor jangka panjang Wharton jika ia hengkang ke Anfield.
Pelatih timnas Irlandia Utara, Michael O'Neill, memberikan pujian tinggi kepada Charles. Menurutnya, pemain muda itu kerap "menghancurkan lawan" dengan permainannya dan memiliki tanggung jawab besar di tim nasional. "Dia adalah pemain besar bagi kami," ujar O'Neill. Namun, ia juga menekankan bahwa Charles masih kekurangan menit bermain reguler di level klub, sesuatu yang ia dapatkan saat membela negaranya.
Bagi Crystal Palace, mendatangkan Charles bukan sekadar investasi jangka pendek. Dengan kebijakan transfer yang cermat—terbukti dari perekrutan Mingueza secara gratis—Palace bisa memanfaatkan dana segar untuk mengamankan pemain yang diyakini siap bersaing di Premier League. Apalagi, Charles pernah menjadi pahlawan kemenangan Southampton atas Arsenal di perempat final FA Cup musim lalu.
Persaingan ketat diprediksi terjadi antara Palace, Leeds, dan Fulham. Leeds, yang berambisi promosi ke Premier League, membutuhkan pemain seperti Charles untuk memperkuat lini tengah. Fulham juga tidak mau ketinggalan. Namun, jika Palace serius, mereka memiliki daya tarik bermain di Premier League dan proyek jangka panjang yang bisa meyakinkan Charles untuk bergabung.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan bursa transfer ini menarik untuk dicermati. Dengan nilai transfer yang mencapai Rp500 miliar, Charles menjadi salah satu prospek muda paling berharga di Championship. Jika ia berhasil pindah ke Premier League, kariernya bisa melesat dan menjadi sorotan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang gemar mengikuti perkembangan pemain muda Eropa.
Apakah Crystal Palace akan mengajukan tawaran resmi dalam waktu dekat? Atau justru Leeds yang akhirnya berhasil mengamankan tanda tangan Charles setelah dua kali ditolak? Bursa transfer musim panas ini masih panjang, dan perburuan gelandang bertahan asal Irlandia Utara itu baru akan memanas.



