Jorge Jesus Resmi Tangani Portugal, Ronaldo Masih Jadi Andalan
Baca dalam 60 detik
- Portugal menunjuk Jorge Jesus sebagai pelatih baru setelah Roberto Martinez mundur usai tersingkir di Piala Dunia 2026.
- Jesus, 71 tahun, sukses membawa Al-Nassr juara Liga Saudi musim lalu dan memiliki rekam jejak panjang di Benfica serta Sporting.
- Cristiano Ronaldo, yang mencetak 29 gol di bawah asuhan Jesus musim lalu, belum memutuskan pensiun dari tim nasional.

Portugal resmi menunjuk Jorge Jesus sebagai pelatih kepala baru, Jumat (10/7), hanya beberapa hari setelah Roberto Martinez mengundurkan diri menyusul kekalahan timnya dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Keputusan ini diumumkan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) sebagai langkah cepat untuk membangun kembali skuad yang gagal melaju lebih jauh di turnamen empat tahunan tersebut.
Martinez, yang menangani Portugal sejak 2023, memutuskan mundur setelah anak asuhnya kalah 0-1 dari Spanyol pada pertandingan yang berlangsung ketat. Kontrak pelatih asal Spanyol itu secara otomatis berakhir setelah kekalahan tersebut, membuka jalan bagi FPF untuk mencari pengganti. Jesus, yang berusia 71 tahun, dianggap sebagai figur ideal untuk membawa stabilitas dan pengalaman.
Jorge Jesus menghabiskan sebagian besar karier kepelatihannya di Portugal, termasuk menukangi Benfica dan Sporting Lisbon. Ia juga sempat melatih di luar negeri, seperti Flamengo (Brasil) dan Fenerbahรงe (Turki). Sebelum dipanggil kembali ke tanah air, Jesus sukses membawa Al-Nassr meraih gelar juara Liga Saudi pada musim 2025-2026, sebuah pencapaian yang memperkuat reputasinya sebagai pelatih papan atas.
Salah satu faktor yang membuat penunjukan Jesus menarik perhatian adalah hubungannya dengan Cristiano Ronaldo. Keduanya telah bekerja sama di Al-Nassr musim lalu, di mana Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun, mencetak 29 gol dalam 33 penampilan. Meskipun Ronaldo mengkonfirmasi bahwa Piala Dunia 2026 adalah turnamen terakhirnya, ia belum mengambil keputusan soal pensiun dari tim nasional. Kehadiran Jesus bisa menjadi faktor penentu bagi Ronaldo untuk tetap membela Portugal.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, penunjukan Jesus menambah daya tarik tersendiri. Liga Portugal memiliki basis penggemar yang cukup besar di Tanah Air, terutama karena klub-klub seperti Benfica dan Sporting sering menjadi tujuan pemain Brasil dan Portugal yang dikenal luas. Selain itu, Ronaldo tetap menjadi idola global, termasuk di Indonesia, sehingga setiap langkahnya bersama tim nasional selalu dinantikan.
Ke depan, tantangan terbesar Jesus adalah meremajakan skuad Portugal tanpa kehilangan kualitas. Dengan Ronaldo yang mendekati akhir kariernya, Jesus harus mulai mempersiapkan generasi penerus seperti Joรฃo Fรฉlix, Diogo Jota, dan Bruno Fernandes. Pertanyaannya, mampukah Jesus mengulang kesuksesan di level klub bersama tim nasional? Keputusan FPF ini akan diuji dalam kualifikasi Piala Eropa 2028 yang akan datang.



