Harga XRP Tembus $1,10: Volume Transaksi AI Dorong Pergerakan Pasar
Baca dalam 60 detik
- XRP naik 2% ke $1,11 setelah menembus resistensi kritis $1,10 dengan lonjakan volume 88%, didorong oleh transaksi otomatis AI di XRP Ledger.
- Lebih dari 1 juta transaksi komersial berbasis AI telah tercatat di XRP Ledger melalui protokol x402, menandai era baru ekonomi mesin dalam kripto.
- Kenaikan XRP sejalan dengan sentimen risk-on di pasar kripto, namun struktur harga masih rapuh dan bergantung pada dukungan di level $1,10.

Harga Ripple (XRP) mencatat kenaikan 2 persen ke level 1,11 dolar AS pada Jumat (10/7), didorong oleh tembusnya level resistensi teknis di 1,10 dolar AS yang dikonfirmasi oleh lonjakan volume perdagangan pada sesi akhir. Pergerakan ini tidak hanya mengikuti tren pasar kripto yang positif, tetapi juga mendapat momentum dari meningkatnya aktivitas transaksi yang dijalankan oleh sistem kecerdasan buatan (AI) di jaringan XRP Ledger.
Data on-chain terbaru menunjukkan bahwa jumlah transaksi komersial yang dieksekusi sepenuhnya oleh sistem AI di XRP Ledger telah melampaui 1 juta, sebuah pencapaian yang dinilai sebagai tonggak penting bagi ekonomi mesin berbasis kripto. Lonjakan aktivitas ini terjadi melalui protokol x402, yang sebelumnya masih dalam tahap eksperimental. Menurut laporan pasar, ambang batas tersebut tercapai setelah peluncuran XRPL AI Hub, sebuah inisiatif bersama antara t54 dan XRP Ledger Foundation.
Dari sisi teknis, XRP berhasil menembus zona resistensi 1,0950โ1,1000 dolar AS sekitar pukul 01.00 UTC, dengan volume perdagangan melonjak 88 persen di atas rata-rata 24 jam menjadi 43,51 juta XRP. Pergerakan ini mengubah struktur harga dari berkisar dalam rentang menjadi breakout, menjadikan 1,10 dolar AS sebagai level support baru yang perlu dipertahankan. Analis menilai bahwa aksi harga ini mengindikasikan pembeli kembali mengendalikan pasar, setelah berhasil melewati hambatan teknis yang sebelumnya membatasi kenaikan.
Kenaikan XRP terjadi di tengah sentimen risk-on yang meluas di pasar kripto. Bitcoin naik 2,11 persen, sementara Ethereum menguat 2,0 persen ke 1.790 dolar AS. Kapitalisasi pasar kripto total meningkat menjadi 2,29 triliun dolar AS. Sektor AI, SocialFi, DeFi, dan Layer 2 memimpin dengan kenaikan sekitar 3 persen, sementara sektor lain mencatat kenaikan antara 1 hingga 2 persen. Hal ini menunjukkan bahwa XRP lebih diuntungkan oleh arus modal umum daripada pergerakan alfa murni.
Bagi investor di Indonesia, pergerakan XRP ini menarik perhatian mengingat popularitas aset kripto di tanah air yang terus tumbuh. Meskipun regulasi masih ketat, volume transaksi aset kripto di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan. Pencapaian transaksi AI di XRP Ledger juga membuka peluang bagi pengembang lokal untuk mengeksplorasi aplikasi ekonomi mesin, terutama di sektor logistik dan keuangan.
Ke depan, pergerakan harga XRP akan bergantung pada kemampuan bertahan di zona support 1,0880โ1,10 dolar AS. Sebuah peristiwa penting yang perlu dicermati adalah pemungutan suara yang sedang berlangsung untuk amendemen fixCleanup3_2_0 di XRP Ledger. Hingga 9 Juli, dukungan dari validator UNL baru mencapai 48,57 persen. Jika amendemen ini lolos, hal itu dapat memperkuat fundamental jaringan. Namun, secara teknis, struktur harga masih rapuh. Penutupan di atas 1,1065 dolar AS diperlukan untuk menargetkan resistensi berikutnya di sekitar 1,14 dolar AS, di mana likuidasi posisi short terkonsentrasi. Akankah XRP mampu mempertahankan momentumnya di tengah volatilitas pasar?



