Franck Kessie Incar Juventus: Gelandang Gratis yang Bisa Mengubah Lini Tengah Bianconeri
Baca dalam 60 detik
- Franck Kessie, eks AC Milan, memilih Juventus sebagai tujuan utama setelah kontraknya di Al-Ahli berakhir dan ia berstatus bebas transfer.
- Juventus yang sedang membatasi belanja akibat kesepakatan UEFA melihat Kessie sebagai opsi murah dengan pengalaman Serie A dan level internasional.
- Kedatangan Kessie bisa memperkuat lini tengah Juventus tanpa biaya transfer, namun persaingan dengan klub lain masih mungkin terjadi.

Franck Kessie telah menetapkan Juventus sebagai prioritas utama dalam pelabuhan karier berikutnya, setelah kontraknya di Al-Ahli berakhir dan ia resmi menjadi pemain bebas transfer. Gelandang asal Pantai Gading itu dikabarkan sangat antusias untuk kembali ke Serie A, kompetisi yang sudah ia kenal sejak masa keemasannya bersama AC Milan.
Menurut laporan TuttoMercatoWeb yang dikutip CalcioMercato.it, Kessie melihat Juventus sebagai pilihan pertama di tengah ketertarikan sejumlah klub Eropa. Status bebas transfernya menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi Bianconeri yang tengah berhemat di bawah pengawasan kesepakatan penyelesaian dengan UEFA. Klub asal Turin itu memang sedang memburu tambahan amunisi di lini tengah, dan Kessie dinilai sebagai opsi yang tepat secara teknis dan finansial.
Kessie bukan nama asing di Italia. Selama membela AC Milan, ia mencatatkan 223 penampilan dengan sumbangan 37 gol dan 16 assist, serta menjadi bagian penting saat Rossoneri meraih scudetto pada 2021/2022. Pengalamannya di Piala Dunia 2022 bersama Pantai Gading juga menambah nilai jualnya. Kini di usia 29 tahun, ia masih berada dalam puncak karier dan siap memberikan energi serta fisik kokoh di lini tengah.
Bagi Juventus, merekrut Kessie tanpa biaya transfer adalah langkah cerdas di tengah keterbatasan finansial. Namun, persaingan tidak akan mudah. Klub-klub Liga Inggris seperti Arsenal dan Tottenham Hotspur juga dikaitkan dengan sang pemain. Meski demikian, keinginan Kessie untuk kembali ke Italia dan bermain di Juventus bisa menjadi faktor penentu.
Dari sisi taktik, Kessie menawarkan fleksibilitas sebagai gelandang box-to-box yang bisa bermain sebagai gelandang bertahan atau lebih maju. Fisiknya yang kuat dan kemampuannya memenangkan duel udara menjadi aset berharga, terutama di laga-laga ketat Serie A. Jika bergabung, ia akan bersaing dengan Manuel Locatelli, Adrien Rabiot, dan Nicolรฒ Fagioli untuk tempat di starting XI.
Kabar ini juga menarik bagi penggemar sepak bola Indonesia yang kerap mengikuti pergerakan pemain bintang di Eropa. Kessie, yang namanya melambung saat membela AC Milan, kini berpeluang memperkuat salah satu klub terbesar Italia dengan status gratis. Bagi Juventus, ini bisa menjadi kesempatan emas untuk memperkuat skuad tanpa menguras kas klub.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Juventus mampu mengamankan tanda tangan Kessie sebelum pesaing lain bergerak? Dengan bursa transfer yang masih terbuka, keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan masa depan sang gelandang.



