Bursa Bek Memanas: Sunderland dan Inter Sikut Juventus Buru Lucumí dan Muharemovic
Baca dalam 60 detik
- Juventus terancam kehilangan dua target bek utama, Jhon Lucumí dan Tarik Muharemovic, setelah Sunderland dan Inter Milan ikut dalam perburuan.
- Sunderland, yang kembali ke kompetisi Eropa setelah 50 tahun, memiliki anggaran lebih dari €100 juta dan siap membayar klausul rilis Lucumí serta harga tinggi Muharemovic.
- Inter Milan, yang kehilangan tiga bek senior, juga mengincar Lucumí sebagai prioritas, sementara Juventus berharap skenario transfer Sunderland bisa menguntungkan mereka.

Persaingan di bursa transfer bek tengah Eropa semakin memanas. Juventus, yang sejak awal membidik dua pemain bertahan muda, Jhon Lucumí dan Tarik Muharemovic, kini harus menghadapi tekanan dari dua klub lain: Sunderland dan Inter Milan. Kedua klub tersebut dikabarkan siap mengganggu rencana Bianconeri dengan tawaran finansial yang menggiurkan.
Juventus telah lama menjalin pendekatan terhadap Lucumí, bek Bologna asal Kolombia yang memiliki klausul rilis €28 juta yang berlaku hingga pertengahan Juli. Sementara itu, untuk Muharemovic, bek Bosnia milik Sassuolo, Juventus memegang hak 50% dari penjualan selanjutnya. Namun, langkah Juventus terhambat oleh gaji yang diminta Muharemovic, yang mencapai €3-4 juta per tahun—angka yang membuat negosiasi dengan Bianconeri mandek.
Di sisi lain, Sunderland muncul sebagai pesaing serius. Klub yang baru saja finis ketujuh di Premier League dan kembali ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad itu dilaporkan memiliki anggaran belanja di atas €100 juta. Menurut La Gazzetta dello Sport, Sunderland mampu menutup klausul rilis Lucumí dan harga jual Sassuolo sebesar €40 juta untuk Muharemovic, plus gaji tinggi yang diminta pemain Bosnia tersebut. Sunderland menjadikan Muharemovic sebagai prioritas utama, dengan Lucumí sebagai alternatif.
Inter Milan pun tak mau ketinggalan. Setelah kehilangan tiga bek senior—Acerbi, De Vrij, dan Darmian—tim asuhan Cristian Chivu membutuhkan tambahan tenaga di lini belakang. Tuttosport melaporkan bahwa Inter telah melancarkan pendekatan untuk Lucumí, yang dianggap sebagai tamparan langsung bagi Juventus. Muharemovic juga sudah lama menjadi incaran Inter, sehingga persaingan semakin sengit.
Namun, situasi ini belum tentu menjadi bencana bagi Juventus. Jika Sunderland berhasil merekrut Muharemovic, Sassuolo akan menerima sekitar €20 juta dari hak penjualan yang dimiliki Juventus, yang bisa digunakan untuk membeli Lucumí. Sebaliknya, jika Sunderland memilih Lucumí, Juventus bisa mendapatkan jalan bebas untuk mengamankan Muharemovic. Dengan kata lain, keputusan Sunderland akan menjadi kunci bagi ketiga klub.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan ini menarik karena melibatkan klub-klub besar Eropa dengan strategi transfer yang saling terkait. Sunderland, yang sempat terpuruk, kini bangkit dengan kekuatan finansial baru. Inter dan Juventus, dua raksasa Italia, harus berhadapan dengan klub Premier League yang agresif. Pertanyaannya, akankah Juventus mampu mempertahankan target utamanya, atau justru harus merelakan salah satu pemain demi menghindari perang harga yang tak menguntungkan?



