Sunderland Siapkan Tawaran untuk Bintang Piala Dunia, Matias Galarza
Baca dalam 60 detik
- Klub Premier League Sunderland dikabarkan akan mengajukan tawaran untuk gelandang Paraguay Matias Galarza dalam beberapa hari ke depan.
- Galarza tampil impresif di Piala Dunia 2026, mencetak satu gol dan satu assist, namun performanya di level klub masih dipertanyakan.
- River Plate mematok harga ยฃ4 juta, tetapi nilai tersebut diperkirakan naik seiring meningkatnya pamor sang pemain.

Sunderland dikabarkan akan segera mengajukan tawaran konkret untuk merekrut gelandang serang River Plate, Matias Galarza, dalam waktu dekat. Pemain berusia 24 tahun yang telah mengoleksi 19 caps bersama tim nasional Paraguay ini menjadi sorotan setelah tampil gemilang di Piala Dunia 2026, meskipun timnya harus tersingkir di babak 16 besar oleh Prancis.
Keputusan Sunderland untuk memburu Galarza muncul setelah kepergian Dan Neil ke Rangers, meskipun lini tengah mereka sudah cukup padat dengan kehadiran Granit Xhaka, Habib Diarra, Noah Sadiki, dan Enzo Le Fee. Xhaka sendiri baru saja menegaskan komitmennya untuk bertahan di Stadium of Light setelah mendapat tawaran dari Chelsea. "Sunderland telah menjadi rumah saya sejak hari pertama. Saya memutuskan untuk tetap di sini; yang terpenting adalah keluarga. Saya siap membuat sejarah bersama mereka," ujar gelandang asal Swiss itu.
Menurut laporan dari El Intransigente yang dikutip Sport Witness, Sunderland akan mengirimkan proposal dalam beberapa hari mendatang. River Plate disebut-sebut sudah memberi tahu Galarza bahwa ia tidak masuk dalam rencana klub dan berniat menjualnya secepat mungkin. Selain Sunderland, klub-klub seperti Monza, RC Strasbourg, dan Getafe juga dikabarkan tertarik.
Galarza mendapat pujian dari pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro, setelah penampilannya saat mengalahkan Jerman di babak 32 besar. "Dia bermain fantastis, luar biasa hari ini. Mendukung JA, menjaga area dalam, mendorong ke depan, membantu Cubas, dan bekerja tanpa lelah di seluruh lapangan," puji Alfaro. Namun, performa impresif di panggung dunia belum diimbangi dengan konsistensi di level klub. Masa peminjamannya di Atlanta United musim lalu berakhir mengecewakan tanpa kontribusi gol atau assist.
Bagi Sunderland, merekrut Galarza bisa menjadi langkah spekulatif yang menarik dengan harga terjangkau, tetapi juga berisiko tinggi. Kemampuannya sebagai gelandang serang atau sayap kiri dapat memberikan opsi taktis baru bagi pelatih Regis Le Bris, terutama untuk bersaing dengan Enzo Le Fee. Namun, kegagalannya di MLS menjadi peringatan bahwa transisi ke Premier League tidak akan mudah.
Dengan harga yang diperkirakan naik, Sunderland harus bergerak cepat jika ingin mengamankan tanda tangan pemain yang sempat bersinar di Piala Dunia ini. Pertanyaannya, apakah Galarza mampu membuktikan bahwa performa di turnamen besar bukan sekadar kilasan sesaat?



