Liverpool Alihkan Target ke Morgan Rogers Usai Diomande Tolak Pindah
Baca dalam 60 detik
- Liverpool mengalihkan incaran ke Morgan Rogers setelah Yan Diomande menolak bergabung.
- Aston Villa membanderol Rogers dengan harga di atas £116 juta, berpotensi memecahkan rekor transfer Inggris.
- Kedatangan Rogers diharapkan menjadi solusi jangka panjang lini serang Liverpool pasca-kepergian Mohamed Salah.

Liverpool harus memutar haluan di bursa transfer musim panas ini setelah target utama mereka, Yan Diomande, menyatakan tidak tertarik pindah ke Anfield. Kini, klub asal Merseyside itu dikabarkan telah melakukan pendekatan serius kepada Aston Villa untuk mendapatkan Morgan Rogers, pemain sayap yang musim lalu tampil impresif bersama The Villans.
Menurut laporan TEAMtalk, Liverpool telah menghubungi Aston Villa dan meminta untuk terus diberi informasi mengenai ketersediaan Rogers. Arsenal juga dikabarkan memantau situasi pemain timnas Inggris tersebut dan dianggap sebagai klub yang paling berpeluang mengamankan tanda tangannya untuk musim 2026/27. Namun, harga yang diminta Aston Villa sangat tinggi: mereka menginginkan biaya transfer yang melampaui rekor Inggris saat ini, yaitu £116 juta yang dibayarkan Newcastle untuk Elliot Anderson.
Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool pada musim panas ini semakin memperkuat kebutuhan akan tambahan amunisi di lini depan. Manajer baru Liverpool, Andoni Iraola, yang ditunjuk menggantikan Arne Slot, membutuhkan pemain yang bisa langsung beradaptasi dengan Premier League. Rogers, yang berusia 23 tahun, dinilai memiliki pengalaman berharga di liga utama Inggris setelah tampil gemilang bersama Aston Villa musim lalu.
Rogers mengakhiri musim dengan torehan 25 gol dan assist di semua kompetisi, jumlah yang lebih tinggi dari Diomande yang mencatatkan 12 gol dan delapan assist di Bundesliga. Selain itu, tingkat akurasi tembakan ke gawang dan rata-rata 0,3 gol per 90 menit Rogers juga lebih unggul. Tanpa bola pun, pemain yang dijuluki "luar biasa" oleh rekan setimnya Matty Cash ini unggul dalam duel udara dan memenangkan kembali penguasaan bola di sepertiga akhir lapangan—atribut yang sangat cocok dengan sistem tekanan tinggi yang diterapkan Iraola.
Diomande, yang sempat menjadi incaran utama Liverpool, menolak pindah ke Anfield setelah mendengar ketertarikan dari PSG, juara Liga Champions musim lalu. Pemain RB Leipzig berusia 19 tahun itu menjalani musim debut yang fenomenal di Bundesliga, tetapi keputusannya untuk tidak bergabung dengan Liverpool menjadi pukulan telak bagi Iraola dan manajemen. Namun, kegagalan ini bisa menjadi berkah tersembunyi jika Liverpool berhasil mendapatkan Rogers.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Liverpool di bursa transfer selalu menjadi sorotan. Klub ini memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan keputusan untuk membayar mahal demi Rogers menunjukkan ambisi mereka untuk kembali bersaing di papan atas Premier League. Jika transfer ini terwujud, Rogers akan menjadi pemain Inggris termahal sepanjang sejarah, melampaui rekor sebelumnya. Pertanyaannya, apakah Liverpool bersedia mengeluarkan dana sebesar itu untuk pemain yang belum terbukti di level tertinggi Eropa?



